Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Seismogram menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Gunung Merapi, Kamis (10/3/2022) dini hari/Ist BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN-Aktivitas erupsi Gunung Merapi dilaporkan kembali meningkat pada Rabu (9/3/2022) tengah malam. Hingga Kamis (10/3/2022) pagi, tak kurang dari 11 awan panas dengan jarak luncur maksimal 5 Km diluncurkan. Jarak ini terjauh sejak ditetapkan status Siaga pada November 2020 lalu.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan luncuran awan panas pertama teramati pukul 23.18 WIB. “Kemudian pukul 23.29 WIB, 23.38 WIB, 23.44 WIB, 23.53 WIB,” ujarnya, Kamis (10/3/2022).
Sejumlah guguran awan panas ini tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 75 mm, durasi paling lama 570 detik dan jarak luncur maksimal 5 Km ke arah tenggara. Awan panas masih berlangsung pada Kamis (10/3/2022) pukul 00.22 WIB, 01.00 WIB, 01.35 WIB, 01.59 WIB dan 02.07 WIB, ke arah yang sama.
Luncuran awan panas tersebut juga disertai guguran lava pijar sebanyak total sembilan kali dengan jarak luncur 1,8 Km ke arah yang sama. Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, menuturkan akibat tingginya aktivitas erupsi ini, ratusan warga di wilayah Kapanewon Cangkringan sempat mengungsi.
Baca juga: Merapi Muntahkan Awan Panas Sejauh 2,2 Kilometer ke Arah Kali Bebeng
Warga yang mengungsi ini dari Dusun Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul, Kalurahan Glagaharjo. “Ada sebanyak 38 lansia, 40 anak dan balita, satu ibu hamil dan 114 dewasa, total sebanyak 193 warga yang mengungsi. Mereka mengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Investasi pariwisata DIY mencapai Rp378,14 miliar hingga semester I 2026, tetapi turun 75,40% pada Triwulan II.
Kawasan olahraga Cangkring mulai ditata jelang Porda DIY 2027. DPRD Kulonprogo meminta persiapan dilakukan matang, termasuk UMKM dan penginapan.
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.