Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) Herman Courbois dalam webinar dengan tema Menjaga Air Tanah agar Bumi Tetap Berkah pada Selasa (22/3/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah hotel di DIY berupaya membuat resapan air di lahan yang luas untuk menjaga ketersediaan air.
BACA JUGA: Sultan Jogja Tegaskan Bentor & Skuter Listrik Tak Boleh di Malioboro
Salah satu hotel yang berusaha menjaga persediaan air adalah Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY). General Manager RAY Herman Courbois mengatakan hotel yang dia kelola memiliki 4 hektare tanah dan punya resapan air di dalamnya.
“Kami memiliki total resapan air sebanyak 38 untuk menjaga suplai air disitu” ujar Herman dalam webinar dengan tema Menjaga Air Tanah agar Bumi Tetap Berkah pada Selasa (22/3/2022). Webinar digelar Harian Jogja pada Hari Air Sedunia yang diperingati tiap 22 Maret.
Ia juga menjelaskan 38 resapan air sudah sesuai dengan ketentuan batas minimal.
“Lokasinya luas, perbandingan ruang bangunan dan ruang hijau untuk cadangan air terbilang sudah cukup dan sesuai,” kata Herman.
Webinar menghadirkan pembicara General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta Herman Courbois, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Yogyakarta Halik Sandera, dan Ketua Komunitas Sekolah Air Hujan Banyu Bening Sri Wahyuningsih.
Sri Wahyuningsih yang mengelola Sekolah Air Hujan bernama Banyu Bening memiliki sistem pemanfaatan air hujan.
Sri mengatakan air hujan bisa dipanen karena lebih bersih daripada air tanah dan mudah diakses dan gratis.
“Kami manfaatkan air hujan yang berlimpah di Indonesia ini, sistem pengolahan air hujan, sumur, tanaman bisa jadi tempat menampung air,” kata Sri.
Halik Sandera mengatakan terdapat tiga masalah besar dalam penyediaan air di Jogja. Pertama adalah vegetasi Gunung Merapi yang secara alami terdampak erupsi sehingga berkurang. Selain itu, marak penambangan pasir di kawasan hulu. Kedua hal tersebut menyebabkan terganggunya pengisian air tanah.
BACA JUGA: Skuter Listrik Dilarang di Malioboro, Akan Dipindah ke Tugu & Kawasan Jalan Mangkubumi
Persoalan kedua adalah terganggunya kawasan karst Gunungkidul yang berfungsi sebagai serapan. Karst yang terus ditambang mengakibatkan sungai bawah tanah di Gunungkidul terganggu dan debit airnya terus menurun. Persoalan ketiga adalah ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan yang tidak sampai 20%. Kurangnya ketersediaan ruang terbuka hijau bisa menyebabkan banjir saat hujan.
“Tiga persoalan tersebut membuat masa depan air tanah dan muncul potensi banjir di mana-mana” ucap Halik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.