Advertisement

Sirkuit Balap Motor Gunungkidul Akan Dibangun di Kawasan Sport Center

David Kurniawan
Selasa, 22 Maret 2022 - 17:17 WIB
Bhekti Suryani
Sirkuit Balap Motor Gunungkidul Akan Dibangun di Kawasan Sport Center Kejurnas Motoprix Regional 2 Puaran 3 2018 di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Minggu (13/5 - 2018). Harian Jogja/Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono menampung aspirasi tentang pembangunan sirkuit balapan di Bumi Handayani. Sirkuit balap ini rencananya dibangun di kawasan sport center.

Permasalahan fasilitas keolahragaan sudah masuk dalam isu strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Memang butuh percepatan untuk penyediaan fasilitas olahraga, salah satunya sirkuit balap. Sarana olahraga ini akan disediakan melalui pembangunan Sport Center,” kata Hary, Selasa (22/3/2022).

Dia menjelaskan, pembangunan sport center sudah melalui tahapan kajian yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Meski demikian, sambung Hary, rencana pembangunan juga disesuaikan dengan kebijakan dari pimpinan.

“Untuk perkembangan bisa tanya ke Bappeda yang melakukan kajian,” katanya.

BACA JUGA: Tegas! Panglima TNI Andika Larang Tentara Jadi Pengaman Proyek

Terpisah, Kepala Bappeda Gunungkidul, Saptoyo mengatakan, untuk pembangunan sport center masih dalam tahap pengusulan. Oleh karenanya, ia belum bisa memastikan kapan pembangunan akan dilakukan. “Yang jelas sudah kami kaji dan usulkan agar segera bisa direalisasikan guna mendukung pengembangan olahraga di Gunungkidul,” katanya.

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, Gunungkidul layak dibangun sirkuit. Pasalnya, untuk cabang olahraga balapan maupun sepatu roda makin banyak diminati, tapi dari sisi sarana masih kurang sehingga membutuhkan sirkuit untuk latihan maupun bertanding.

Advertisement

Dia mengakui, selama ini latihan hanya menggunakan area parkir di pasar hewan di Kapanewaon Playen. Supri berharap pemkab bisa membangunkan sirkuit sehingga kemampuan maupun bakat dari para atlet bisa makin dilatih untuk bisa beprestasi. “Mudah-mudahan pemkab bisa memberikan fasilitasi untuk pengembangan bakat-bakat di bidang balapan,” katanya.

Menurut Supri, untuk sepatu roda juga sudah memberikan prestasi. Salah satunya dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Poppda) DIY, karena salah satu atlet berhasil menyumbangkan mendali emas.

“Ya kalau latihan, selain di pasar hewan, terkadang harus ke Jogja,” katanya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ini Daftar Lengkap UMK 2023 di Jawa Tengah, Kota Semarang Tertinggi

News
| Rabu, 07 Desember 2022, 20:37 WIB

Advertisement

alt

Malam Pergantian Tahun, Hotel-Hotel di Bantul Siapkan Gala Dinner dan Live Music

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 17:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement