Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 23 Mei, Tarif Rp12.000
Layanan ini menghubungkan kawasan Malioboro dengan Pantai Parangtritis, memberikan alternatif transportasi praktis bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi
Salah satu kegiatan program Petani Milenial. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Program Petani Milenial yang digulirkan pemerintah diharapkan mampu menggeser dominasi pekerjaan yang selama ini lebih banyak di kota menjadi di desa. Catatannya, desa harus menambah penguasaan teknologi.
Politikus Ridwan Kamil menilai regenerasi petani sudah terlihat dari penggunaan teknologi pengolahan pertanian hingga pemasaran yang banyak diterapkan petani milenial. Hal ini tidak ditemui pada petani lansia. Petani milenial bahkan menyian tanaman menggunakan ponsel dan menjual panen lewat e-commerce
"Petani muda saat ini sudah pakai teknologi, menyiram tanaman menggunakan handphone, penjualan dengan e-commerce, ini tidak terjadi di generasi petani tua," katanya dalam rilisnya, Jumat (25/3/2022).
Ia menilai jika penguasaan teknologi di desa terus dikembangkan sehingga terjadi perpaduan antara petani milenail dengan desa digital, maka ke depan akan mampu menggeser kesejahteraan yang selama ini didominasi perkotaan ke pedesaan.
"Petani Milenial ini jika dipadukan dengan desa digital, maka kesejahteraan akan bergeser, tidak hanya didominasi oleh pekerjaan di kota, melainkan juga di desa asal menguasai teknologi," ujar Ridwan Kamil ini.
Ia menegaskan petani milenial bukanlah program karpet merah yang secara instan menghasilkan keuntungan tanpa rintangan. Mereka pasti menemui kendala, seperti akses ke perbankan karena tak memenuhi persyaratan, salah komoditas, hingga gagal panen. Program ini diibaratkan pendakian gunung yang harus selalu didampingi pemerintah lewat pelatihan, anggaran, lahan, teknologi sampai pemasaran.
Selain itu, program tersebut bukan program karpet merah yang bisa langsung sukses, melainkan butuh didampingi pemerintah melalui pelatihan, anggaran, lahan, peralatan, dan pemasaran.
"Seperti di Jawa Barat, setelah satu tahun, dari sekian banyak yang mengikuti program Petani Milenial diwisuda sebanyak 1.249 orang. Berbagai macam latar belakang, mulai dari mereka keluarga petani, juga ada sarjana non-pertanian seperti psikologi, sastra, mahasiswa, dosen, seniman, maupun ibu rumah tangga,” katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan ini menghubungkan kawasan Malioboro dengan Pantai Parangtritis, memberikan alternatif transportasi praktis bagi wisatawan yang ingin menikmati destinasi
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.