Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman menargetkan 1.000 pemuda dan pemudi di Sleman menjadi petani milenial. Agar produk pertanian yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas, mereka dilatih menggunakan media promosi yang minim biaya dan berbagai pelatihan lainnya.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman Heru Saptono mengatakan sampai saat ini generasi milenial masih terus dijadikan sebagai target utama untuk mendongkrak kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di bidang pertanian. Salah satu tujuannya, untuk menumbuh kembangkan kewirausahaan muda pertanian di Indonesia.
Keterlibatan dan kiprah generasi milenial di Sleman, katanya, diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian. "Sampai saat ini, data yang sudah kami daftarkan di Simluhtan sebanyak 294 petani milenial. Target Sleman sebanyak 1.000 orang, atau untuk DIY sebanyak 5.000 orang petani milenial," kata Heru, Rabu (17/2/2021).
Baca juga: Rekruitmen CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April-Mei
Untuk meningkatkan kapasitas SDM petani milenial, Dinas pun menggelar pelatihan bagi para petani milenial awal Februari lalu. Sebanyak 20 orang pemuda dan pemudi dari 17 kapanewon dibekali dengan berbagai pelatihan. Mereka dilatih untuk memahami berbagai sektor, seperti prospek bisnis hortikultura, komunitas perdagangan lokal dan nasional, melakukan riset pasar sederhana hingga copy writing promosi produk pertanian.
Selain itu, para peserta juga diberi pelatihan terkait permodalan, dinamika kelembagaan dan kelompok, teknik pembuatan konten iklan vidio, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Diharapkan setelah pelatihan ini, kata Heru, para petani milenial mendapatkan kemampuan lebih untuk berkembang dan maju.
"Mereka juga diarapkan dapat lebih cermat dalam membaca peluang pasar dengan produk yang berkualitas dan spesifik, mampu menciptakan produk uggulan, dapat membaca atau memprediksi pasar dan mampu memanfaatkan atau menguasai teknologi, baik itu teknologi on farm-off farm dan teknologi informasi untuk mendukung pemasaran produknya," kata Heru.
Baca juga: Kulonprogo Serius Kembangkan Durian
Dijelaskan Heru, pembangunan pertanian saat ini tidak cukup mengandalkan ketersediaan sarana, prasarana dan inovasi saja. Hal lain yang paling fundamental di antaranya adalah bagaimana membangun SDM pertanian. SDM pertanian, lanjut dia, harus terus dibangun untuk melahirkan generasi penerus yang kuat, maju dan mampu beradaptasi dengan tuntutan perubahan.
"Peran petani milenial penting sekali. Mereka memiliki jiwa yang adaptif dalam pemahaman teknologi digital, tidak terlalu kaku dalam melakukan identifikasi dan verifikasi teknologi," katanya.
Ketua Forum Petani Kalasan, Janu Riyanto berharap kalangan petani muda tidak hanya fokus menanam dan berinovasi dalam pengolahan hasil pertanian, melainkan juga memperkuat pemasaran olahan tanaman cabai. "Sebab, petani milenial ini lebih melek teknologi sehingga bisa menyasar pemasaran daring," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 1 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Lionel Messi punya catatan istimewa pada 1 September dengan 4 gol dari dua laga bersama Barcelona dan Argentina.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di 13 stasiun.
Jadwal KRL Palur-Jogja Selasa 1 September 2026 tersedia dalam 15 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.