Hasil Marseille vs PSG 1-2, Les Parisiens Menang Dramatis
PSG menang 2-1 atas Marseille pada pekan kelima Liga Prancis 2026/27 lewat gol Ferran Torres dan Marquinhos.
Menpora Zainudin Amali di sela-sela pelaksanaan Lomba Senam Kreasi di Gedung Wana Bakti Yasa, Kota Jogja, Sabtu (26/3/2022)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan hanya cabang olahraga (Cabor) potensial menang yang akan dikirim dalam perhelatan SEA Games 2022 di Vietnam. Sehingga banyak cabor yang kemungkinan akan dicoret dan tidak masuk dalam daftar peserta untuk dibawa ke ajang tersebut.
Menpora RI Zainudin Amali menjelaskan terkait adanya pencoretan sejumlah cabor dalam SEA Games, karena saat ini lebih selektif. Sehingga sepakat hanya mengirimkan cabor yang memiliki kans besar untuk menang.
"Kita selektif tidak sembarang kirim cabor, [yang dikirim] harus berpotensi [menang] karena Sea Games ini adalah [kompetisinya kepada negara di Asia tenggara dalam berolahraga," katanya di sela-sela pembukaan Lomba Senam Kreasi Gerakan Perempuan Ormas MKGR, di Graha Wana Bakti Yasa, Jalan Kenari, Kota Jogja, Sabtu (26/3/2022).
Adapun cabor yang ditunjuk tersebut akan disesuaikan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Zainudin menegaskan keputusan melakukan pembatasan cabor ini sebagai evaluasi menuju Asian Game atau sasaran pembinaan olahraga nasional. Karena Indonesia memiliki target dari SEA Game ke Asian Games kemudian menuju olimpiade.
Baca juga: Menpora: Banyak Pelajar Tidak Bugar, SKJ Perlu Dihidupkan Kembali
"Berapa cabor, berapa atlet dan berapa nomor pertandingan, karena sejak lahirnya Desain Besar Olahraga Nasional target kita langsung olimpiade. Setiap Sea Games dan Asian Games adalah sasaran antar, sehingga kita harapkan mereka yang berprestasi di Sea Game dia bagus di Asian Games dan bisa lolos ke olimpiade," katanya.
Menpora juga menyinggung soal kesiapan Asian Para Games yang akan digelar di Jawa Tengah, tepatnya Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar. Indonesia ditunjuk karena Vietnam tidak sanggup menggelar. Ia memastikan Indonesia siap menggelarnya karena sebelumnya sudah memiliki pengalaman menggelar di Jawa Tengah pada 2011 silam.
"Asian Para Games akan digelar di Jawa Tengah yaitu di Surakarta, Sukoharjo dan Karanganyar. Kita ditunjuk karena Vietnam tidak sanggup, mereka hanya menggelar Asian Games, atas perintah bapak Presiden dalam rapat beberapa hari lalu kemudian kita yang menggelarnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSG menang 2-1 atas Marseille pada pekan kelima Liga Prancis 2026/27 lewat gol Ferran Torres dan Marquinhos.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.
Jadwal Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hari ini mencakup 21 cabor, termasuk esports, atletik, bulu tangkis, wushu, dan angkat besi.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Jadwal UEFA Nations League 2026/2027 mulai 24 September. Simak Belanda vs Jerman, Inggris vs Spanyol, dan jadwal lengkapnya.