Advertisement

Disdikpora: Ramadan Bukannya Ibadah, Remaja di Bantul Malah Tawuran

Ujang Hasanudin
Selasa, 05 April 2022 - 19:07 WIB
Bhekti Suryani
Disdikpora: Ramadan Bukannya Ibadah, Remaja di Bantul Malah Tawuran Ilustrasi tawuran pelajar. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL-Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko hadir langsung dalam jumap pers terkait kasus tawuran pelajar di Mapolres Bantul, Selasa (5/4/2022) siang. Dalam kesempatan tersebut Isdarmoko mengungkapkan keprihatinannya terkait kejadian tawuran tersebut.

“Saya Disdikpora prihatin kejadian ini, terlebih terjadi di Bulan Ramadan yang mestinya diisi kegiatan ibadah bahkan menjelang sahur metinya banyak dilakukan kegiatan keimanan bukan tantang-tantangan sampai tawuran,” kata Isdarmoko.

Terlebih untuk sekolah menengah pertama (SMP) akan menjalani ujian sekolah pada pekan depan, bahkan akan menjalani Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD) setelah lebaran Idulfitri nanti. Sehingga peristiwa tawuran yang dilakukan para pelajar itu sangat kontradiktif dengan kegiatan sekolah yang seharusnya menyiapkan ujian.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA: Klithih Terjadi Lagi, Saatnya Peran Orang Tua Diperkuat

Ia juga mendukung langkah Polres Bantul yang telah mengusut kasus tawuran tersebut dan diharapkan diproses secara terukur, adil, dan bijaksana sesuai kesalahannya. Sebab, meski masih anak-anak kejadian tawuran tersebut sangat meresahkan masyarakat, terlebih sampai ada yang menjadi korban luka.

Isdarmoko menyatakan Disdikpora Bantul mengaku bertanggung jawab dalam kejadian tersebut karena meski terjadi pada dini hari, namun yang terlibat adalah pelajar yang memiliki identitas sekolah. Namun demikian ia juga meminta para orang tua untuk ikut bertanggung jawab menjaga anak-anaknya ketika malam hari, “Apalagi ini kejadiannya dini hari seharusnya orang tua tahu ketika anaknya tidak ada di rumah saat malam hari,” ujar Isdarmoko.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan juga mengimbau para orang tua bisa menjaga anak-anaknya agar terhindar dari tindakan-tindakan yang menjurus pada tindak pidana, “Masyarakat dan orang tua tolong anaknya dijaga jangan sampai keluyuran malam, dicari kalau belum pulang ke rumah. Lebih enak kalau makan sahur sama-sama anak,” kata Ihsan.

Aksi tawuran antarpelajar terjadi di simpang tiga Jodog, Dusun Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak pada Senin (4/4/2022) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam tawuran tersebut satu orang terluka dan hingga Selasa (5/4/2022) sore masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Bantul.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hasil Investigasi: Ini Kesalahan Fatal Panpel Arema FC dalam Tragedi Kanjuruhan

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement