Kemarau Panjang hingga November, Dewan Minta Pangan Gunungkidul Dijaga
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul membuat kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli beras petani. Langkah ini sebagai upaya membantu penyerapan hasil panen sehingga wacana menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Adinoto mengatakan, Bupati Sunaryanta membuat inovasi dengan mewajibkan ASN membeli beras dari petani lokal di Bumi Handayani. Kebijakan ini sudah digulirkan sejak September 2021.
“Ada Surat Edaran Bupati sebagai payung hukum untuk pelaksanaannya,” kata Adinoto, Minggu (10/4/2022).
Dia menjelaskan, salah satu tujuan program ini digulirkan agar hasil panen petani bisa terserap lebih optimal. Harapannya dengan terserap lebih maksimal, maka upaya menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan. Adapun teknisnya, setiap pegawai diwajibkan membeli beras seberat lima kilogram per bulannya.
“Beras yang dijual kualitas premium dengan harga Rp11.000 per kilonya,” ungkapnya.
Hingga sekarang sudah ada tujuh gabungan kelompok tani yang menyuplai beras untuk ASN. Adinoto tidak menampik program ini masih butuh sosialisasi karena belum semua Organisasi Perangkat Daerah mengikuti. “Baru ada sebelas OPD yang ikut dengan jumlah 840 orang. Jadi, rata-rata per bulannya ada 4,2 ton beras petani yang sudah dibeli oleh ASN di lingkup pemkab,” katanya.
Dia menambahkan, peran dari dinas pertanian dan pangan untuk memastikan kualitas beras sesuai dengan standarisasi sehingga tidak ada keluhan dari para pegawai. “Kami sebatas membina petani agar standarisasi produksi bisa terpenuhi alias kualitasnya tetap terjaga. Berasnya pun langsung di antar ke pegawai dan teknis pembayaran diserahkan ke bendahara di masing-masing OPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta pemkab memperkuat mitigasi dampak kemarau panjang hingga November agar pertanian dan stok pangan tetap aman.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan Zona Travel di Hall 10 dalam gelaran BNI wondrX 2026 yang berlangsung di ICE BSD City
KMP Bontang Express II terbakar di area parkir Pelabuhan Ketapang. Kapal dalam kondisi off dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Di tengah pergerakan harga emas yang fluktuatif, Pegadaian menghadirkan solusi investasi yang aman dan terencana melalui produk Cicil Tabungan Emas.