Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, WONOSARI – Pemkab Gunungkidul membuat kebijakan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli beras petani. Langkah ini sebagai upaya membantu penyerapan hasil panen sehingga wacana menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Adinoto mengatakan, Bupati Sunaryanta membuat inovasi dengan mewajibkan ASN membeli beras dari petani lokal di Bumi Handayani. Kebijakan ini sudah digulirkan sejak September 2021.
“Ada Surat Edaran Bupati sebagai payung hukum untuk pelaksanaannya,” kata Adinoto, Minggu (10/4/2022).
Dia menjelaskan, salah satu tujuan program ini digulirkan agar hasil panen petani bisa terserap lebih optimal. Harapannya dengan terserap lebih maksimal, maka upaya menyejahterakan petani lokal bisa diwujudkan. Adapun teknisnya, setiap pegawai diwajibkan membeli beras seberat lima kilogram per bulannya.
“Beras yang dijual kualitas premium dengan harga Rp11.000 per kilonya,” ungkapnya.
Hingga sekarang sudah ada tujuh gabungan kelompok tani yang menyuplai beras untuk ASN. Adinoto tidak menampik program ini masih butuh sosialisasi karena belum semua Organisasi Perangkat Daerah mengikuti. “Baru ada sebelas OPD yang ikut dengan jumlah 840 orang. Jadi, rata-rata per bulannya ada 4,2 ton beras petani yang sudah dibeli oleh ASN di lingkup pemkab,” katanya.
Dia menambahkan, peran dari dinas pertanian dan pangan untuk memastikan kualitas beras sesuai dengan standarisasi sehingga tidak ada keluhan dari para pegawai. “Kami sebatas membina petani agar standarisasi produksi bisa terpenuhi alias kualitasnya tetap terjaga. Berasnya pun langsung di antar ke pegawai dan teknis pembayaran diserahkan ke bendahara di masing-masing OPD,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Gempa M5,7 mengguncang barat daya Sukabumi pada Minggu pagi. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan mengimbau warga waspada
Dengan layanan operasional 24 jam dan dukungan teknologi mutakhir, Captain Bubbles menjadi sahabat andalan untuk urusan mencuci pakaian.
Gunung Lokon berstatus Level II Waspada dengan 277 gempa vulkanik dangkal pada 16–30 September 2026. Masyarakat dilarang mendekati kawah dalam radius 1,5 kilome
Donald Trump memperkirakan Iran dapat meningkatkan aksinya menjelang pemilu paruh waktu AS di tengah konflik dan ketegangan di Selat Hormuz.
Kebakaran di Dusun Serdang, Bangka Selatan, berdampak terhadap sekitar 500 rumah dan 2.000 jiwa. BPBD masih melakukan pendataan.