Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Salah satu rumah di Gunungkidul rata tanah akibat dihajar angin kencang pada Selasa (22/2/2022)/Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebanyak 178 warga terdampak puting beliung di Kapanewon Paliyan menerima bantuan stimulan dari Pemkab Gunungkidul. Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Balai Kalurahan Mulusan, Paliyan, Rabu (13/4/2022) tersebut berjumlah total Rp110 juta.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat,” kata Sunaryanta di sela-sela penyerahan, Rabu.
Dia mengakui, bantuan yang diberikan tidak bisa mencukupi untuk memperbaiki seluruh kerusakan yang ada. Akan tetapi, bisa dipergunakan menambah biaya perbaikan.
BACA JUGA: 95.000 Keluarga di Gunungkidul Terima BLT Migor, Ini Jadwal Penyalurannya
Sunaryanta berharap kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi bencana di masa pancaroba dari musim penghujan ke kemarau.
Menurut dia, pemberian bantuan bukan yang pertama kali di tahun ini, karena sebelumnya ratusan warga di Kalurahan Semanu dan Pacarejo, Semanu telah memperoleh terlebih dahulu. “Bencananya sama, yakni angin kencang yang terjadi pada akhir Februari lalu,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sri Suhartanto mengatakan hasil pendataan terkait dengan dampak angin puting beliung di Kapanewon Paliyan, ada sebanyak 178 rumah yang rusak.
Sesuai dengan keputusan bupati, warga terdampak mendapatkan bantuan perbaikan yang bersifat stimulan. “Sebelum diberikan dilakukan pendataan serta verifikasi terhadap tingkat kerusakan yang ada,” katanya.
BACA JUGA: Rencana Pembangunan Tugu Tobong di Bundaran Siyono Gunungkidul Tuai Kritik
Dia menjelaskan, hasil verifikasi ini menjadi acuan untuk pemberian bantuan. Total yang diberikan ke 178 warga terdampak mencapai Rp110.250.000. meski demkian, Sri Suhartanto memastikan jumlah yang diterima warga bervariasi mulai dari Rp500.000 hingga Rp17,5 juta.
Dia merinci ada 160 kepala keluarga yang mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000. Jumlah ini diberikan kepada warga yang rumahnya rusak dengan kerugian mencapai Rp5 juta.
Sedangkan warga yang mengalami kerugian Rp5-10 juta mendapatkan bantuan Rp750.000 berjumlah 17 kepala keluarga yang menerima bantuan ini. “Khusus yang rusak berat ada satu dan mendapatkan bantuan Rp17,5 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Simak jadwal Puasa Arafah 2026 lengkap dengan niat, keutamaan, dan penjelasan sunnah jelang Iduladha.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.