Cahaya Pradipta Jadi Juara Sayembara Gerbang Perbatasan DIY 2026
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Sejumlah karyawan sedang mengemas kue madumangsa di Rumah Produksi Madumongso Bagaskoro, Kamis (21/4/2022)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin \r\n
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY menyebut, kuliner menjadi sektor yang paling diburu saat Lebaran. Hal itu disebabkan karena pemudik rindu menyantap kuliner khas Jogja setelah dilarang mudik selama dua tahun ini.
Kepala Dinkop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan secara persentase untuk produk kuliner mencapai sekitar 70%. Dinkop UKM mendorong agar protokol kesehatan tetap diterapkan karena pandemi Covid belum berakhir.
"Mereka pulang kampung mengenang masa lalu di sana ada kuliner. Dan mereka aka bawa oleh-oleh. Porsi kuliner [dari produk UMKM] paling besar," ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (25/4/2022).
Dia menjelaskan persiapan menyambut lebaran sudah dilakukan sejak lama. Para pelaku usaha didorong untuk menyiapkan produk-produk terbaiknya.
"Pasti kami dorong terkait bagaimana kualitasnya, kuantitasnya. Karena sudah dua tahun nggak boleh pulang, ini pasti banyak yang berkunjung ke Jogja," jelasnya.
Baca juga: Data Kunjungan Wisatawan di Jogja Bikin Kaget, Ini Sebabnya
Dalam upaya menjaga kualitas produk dari UMKM, Dinkop UKM DIY tidak bekerja sendiri. Namun bekerjasama dengan kabupaten dan kota juga. Beberapa komunitas dia sebut sudah mulai melakukan bazar Lebaran.
"Baik dari kapanewon, sudah ada tempat-tempat yang mereka sudah paham. Seperti di destinasi [wisata] Kaliurang dan Bantul," tuturnya.
Srie Nurkyatsiwi bercerita saat masih pandemi, Dinkop UKM DIY mendorong free ongkir untuk tetap menghidupkan UMKM. Dari mulanya hanya di DIY saja kemudian meluas sampai keluar daerah.
"Bicara bisnis yang memang on the spot ketemu dengan konsumen, tapi kami dorong juga masuk ke ekosistem digital. Bagaimana mereka manfaatkan fasilitas yang ada," ucapnya.
Selain itu juga dilakukan pelatihan pendampingan digitalisasi keuangan dan marketing digital. Guna meningkatkan keahlian dari pelaku UMKM saat menyambut wisatawan.
"Di DIY sendiri kan 3,9 juta [pemudik] ini kami harapkan akan ada spending money di sini," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.