Festival Bregada Rakyat DIY 2026 Hadirkan Juara dari 15 Tahun Penyelenggaraan
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menerima Top Pembina BUMD Award 2022 beberapa waktu lalu di Jakarta./ Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Bank Sleman berhasil menyabet empat kategori penghargaan sekaligus pada event Top BUMD Awards 2022 yang diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta. Bank pelat merah ini juga berhasil meraih TOP BUMD Golden Trophy 2022.
Direktur Utama PT Bank Sleman Muhammad Sigit mengatakan kerja bersama yang solid dan dukungan semua pihak selama dua tahun masa pandemi Covid-19 menjadi kunci BUMD tersebut menerima penghargaan tersebut. Bank Sleman juga masuk kategori BUMD yang berhasil meraih kategori bintang 5 selama 3 tahun berturut-turut.
"Kriteria pemilihannya banyak dari berbagai aspek. Salah satunya kinerja bank terus tumbuh, dalam kondisi sehat meskipun pandemi. Penghargaan ini menjadi semangat kami untuk terus melayani masyarakat dan menjadi regional champion, terutama membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan melawan rentenir," katanya, Kamis (28/4/2022).
Sigit menjelaskan, selama pandemi Bank Sleman dalam hal pembiayaan misalnya, mereka membiayai usaha-usaha yang diperlukan selama kondisi pandemi. Seperti sektor kesehatan, kebutuhan pangan, dan sektor terkait lainnya. "Dalam kondisi pandemi kami masih bisa tumbuh dengan nilai aset Rp1 triliun pada akhir 2021. Ini BPR dengan aset terbesar di DIY. Ini salah satu yang dinilai," katanya.
Baca juga: Bak Durian Runtuh, 2 Warga Sleman Dapat Hadiah Mobil
Sigit berbagi tips bagaimana BPR tersebut dapat tumbuh dan besar. Selain harus membangun soliditas tim, semua tim harus menjadikan pandemi sebagai tantangan, kerja keras. "Jadi laju kinerja dinaikkan, dari misalnya 70 menjadi 90. Kemudian mencari peluang bisnis yang tidak goyah dengan pandemi. Ini harus dilakukan dengan suka cita agar tidak stres," katanya.
Sigit mengatakan saat ini kasus pandemi mulai turun dan sektor-sektor usaha mulai bergerak. Hal ini menunjukkan adanya pergerakan ekonomi sejak pandemi terjadi. Pergerakan tersebut harus ditangkap sebagai peluang untuk kembali memperluas cakupan pembiayaan. Hanya saja, Bank Sleman tetap akan memilih calon nasabah yang berkarakter baik.
"Jadi wacana pemerintah menjadikan pandemi ke endemi berdampak pada melajunya kembali roda perekonomian di daerah. Kami bisa membiayai sektor lainnya baik pariwisata, transportasi dan sebagainya," kata Sigit.
Untuk awarding kali ini, selain meraih Top BUMD Awards#BPR-Bintang 5 dan TOP BUMD Golden Trophy 2022, Bank Sleman juga meraih Top CEO BUMD Award 2022 dan Top Pembina BUMD Award 2022 yang diterima Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.
Kustini berharap penghargaan tersebut akan semakin mendorong Bank Sleman untuk lebih inovatif dan berkembang lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Saya mengapresiasi kinerja Bank Sleman. Dimana Bank Sleman ini juga telah mampu menekan rentenir-rentenir yang ada di kabupaten Sleman," ujar Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Selasa 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Putri Kus Wisnu Wardani menerima Fellowship Award dari FIHRA sebagai apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya terhadap ketahanan kesehatan Indonesia.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.