Magelang Siap Gelar Interhash, Distoria, dan SBY Cup 2026
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Warga dan wisatawan berebut beragam sesaiji yang terdapat pada gunungan dalam upacara tradisi Garebeg Sawaltahun Dal 1951 di halaman Masjid Gedhe Kauman, Keraton Ngayogyakarta, Jogja, Jumat (15/062/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan tradisi Garebeg Syawal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat direncanakan digelar terbatas seperti dua tahun terakhir. Pelaksanaan terbatas itu dilakukan karena situasi masih pandemi Covid-19.
Carik Tepas Museum Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Nyi Raden Wedono Noorsundari menjelaskan pelaksanaan tradisi Garebeg rencananya akan digelar pada Selasa (3/4/2022) atau sehari setelah Salat Idulfitri. Namun pelaksanaannya masih sama seperti dua tahun sebelumnya.
"Untuk sementara dawuh [perintah] yang kami terima masih sama seperti syawal tahun lalu," katanya Rabu (26/4/2022).
Sehingga tidak ada garebeg gunungan yang biasanya jadi rebutan masyarakat. Adapun pembagian gunungan tetap dilakukan namun secara terbatas untuk para abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Adapun pelaksanaan pembagian itu akan digelar di Bangsa Srimanganti Kompleks Kraton Ngayogyakarta.
"Jadi hanya tertutup untuk abdi dalem saja. Digelar di Bangsal Srimanganti, garebegnya [gunungan untuk rebutan] tidak ada, hanya pembagian ubarampe gunungan, seperti ada rengginang dan lainnya," ujarnya.
Baca juga: Lebaran 2022, Wisata Kraton Tutup selama 3 Hari
Dengan demikian tidak ada parade prajurit Kraton yang biasanya mengawal sejumlah gunungan keluar dari Kraton. "Jadi untuk parade prajurit dan sejenisnya sepertinya belum. Kita doakan nanti garebeg besar nanti sudah bisa," ucapnya.
Akan tetapi pembagian gunungan seperti untuk Kepatihan dan Pakualaman tetap dilakukan. "Gunungan tetap dibagikan ke Kepatihan dan Pakualaman. Untuk Masjid Gede sekalian dibagikan di Bangsal Srimanganti," ungkapnya.
Adapun jumlah yang akan dibagikan ubarampe gunungan tersebut seperti tahun sebelumnya saat masih pandemi ada sekutar 3.000 abdi dalem. Pembagian dilakukan dalam satu waktu dengan protokol kesehatan ketat.
"Nanti akan dihadiri para Gusti dan Kanjeng Pangeran. Kemudian serentak dibawa ke Kepatihan dan Pakulaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang siap gelar Interhash 2026, Distoria 2026, dan SBY Cup 2026. Pemkot pastikan kesiapan event internasional dan dampak ekonomi.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.