Dampak Gempa NTT M7,7: 47 Orang Tewas, 5.000 Warga Mengungsi
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
Warga dan wisatawan berebut beragam sesaiji yang terdapat pada gunungan dalam upacara tradisi Garebeg Sawaltahun Dal 1951 di halaman Masjid Gedhe Kauman, Keraton Ngayogyakarta, Jogja, Jumat (15/062/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan tradisi Garebeg Syawal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat direncanakan digelar terbatas seperti dua tahun terakhir. Pelaksanaan terbatas itu dilakukan karena situasi masih pandemi Covid-19.
Carik Tepas Museum Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Nyi Raden Wedono Noorsundari menjelaskan pelaksanaan tradisi Garebeg rencananya akan digelar pada Selasa (3/4/2022) atau sehari setelah Salat Idulfitri. Namun pelaksanaannya masih sama seperti dua tahun sebelumnya.
"Untuk sementara dawuh [perintah] yang kami terima masih sama seperti syawal tahun lalu," katanya Rabu (26/4/2022).
Sehingga tidak ada garebeg gunungan yang biasanya jadi rebutan masyarakat. Adapun pembagian gunungan tetap dilakukan namun secara terbatas untuk para abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Adapun pelaksanaan pembagian itu akan digelar di Bangsa Srimanganti Kompleks Kraton Ngayogyakarta.
"Jadi hanya tertutup untuk abdi dalem saja. Digelar di Bangsal Srimanganti, garebegnya [gunungan untuk rebutan] tidak ada, hanya pembagian ubarampe gunungan, seperti ada rengginang dan lainnya," ujarnya.
Baca juga: Lebaran 2022, Wisata Kraton Tutup selama 3 Hari
Dengan demikian tidak ada parade prajurit Kraton yang biasanya mengawal sejumlah gunungan keluar dari Kraton. "Jadi untuk parade prajurit dan sejenisnya sepertinya belum. Kita doakan nanti garebeg besar nanti sudah bisa," ucapnya.
Akan tetapi pembagian gunungan seperti untuk Kepatihan dan Pakualaman tetap dilakukan. "Gunungan tetap dibagikan ke Kepatihan dan Pakualaman. Untuk Masjid Gede sekalian dibagikan di Bangsal Srimanganti," ungkapnya.
Adapun jumlah yang akan dibagikan ubarampe gunungan tersebut seperti tahun sebelumnya saat masih pandemi ada sekutar 3.000 abdi dalem. Pembagian dilakukan dalam satu waktu dengan protokol kesehatan ketat.
"Nanti akan dihadiri para Gusti dan Kanjeng Pangeran. Kemudian serentak dibawa ke Kepatihan dan Pakulaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
Simak jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo pada Senin 17 Agustus 2026, lengkap dengan jam keberangkatan dari Tugu dan Kutoarjo.
Sukardi meraih gelar doktor di FH UII setelah meneliti nalar hakim dalam pembuktian kesengajaan ganda pada kasus korupsi kolektif.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.