Ribuan Warga Padati Magelang Ethno Carnival 2026
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Warga dan wisatawan berebut beragam sesaiji yang terdapat pada gunungan dalam upacara tradisi Garebeg Sawaltahun Dal 1951 di halaman Masjid Gedhe Kauman, Keraton Ngayogyakarta, Jogja, Jumat (15/062/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan tradisi Garebeg Syawal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat direncanakan digelar terbatas seperti dua tahun terakhir. Pelaksanaan terbatas itu dilakukan karena situasi masih pandemi Covid-19.
Carik Tepas Museum Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Nyi Raden Wedono Noorsundari menjelaskan pelaksanaan tradisi Garebeg rencananya akan digelar pada Selasa (3/4/2022) atau sehari setelah Salat Idulfitri. Namun pelaksanaannya masih sama seperti dua tahun sebelumnya.
"Untuk sementara dawuh [perintah] yang kami terima masih sama seperti syawal tahun lalu," katanya Rabu (26/4/2022).
Sehingga tidak ada garebeg gunungan yang biasanya jadi rebutan masyarakat. Adapun pembagian gunungan tetap dilakukan namun secara terbatas untuk para abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Adapun pelaksanaan pembagian itu akan digelar di Bangsa Srimanganti Kompleks Kraton Ngayogyakarta.
"Jadi hanya tertutup untuk abdi dalem saja. Digelar di Bangsal Srimanganti, garebegnya [gunungan untuk rebutan] tidak ada, hanya pembagian ubarampe gunungan, seperti ada rengginang dan lainnya," ujarnya.
Baca juga: Lebaran 2022, Wisata Kraton Tutup selama 3 Hari
Dengan demikian tidak ada parade prajurit Kraton yang biasanya mengawal sejumlah gunungan keluar dari Kraton. "Jadi untuk parade prajurit dan sejenisnya sepertinya belum. Kita doakan nanti garebeg besar nanti sudah bisa," ucapnya.
Akan tetapi pembagian gunungan seperti untuk Kepatihan dan Pakualaman tetap dilakukan. "Gunungan tetap dibagikan ke Kepatihan dan Pakualaman. Untuk Masjid Gede sekalian dibagikan di Bangsal Srimanganti," ungkapnya.
Adapun jumlah yang akan dibagikan ubarampe gunungan tersebut seperti tahun sebelumnya saat masih pandemi ada sekutar 3.000 abdi dalem. Pembagian dilakukan dalam satu waktu dengan protokol kesehatan ketat.
"Nanti akan dihadiri para Gusti dan Kanjeng Pangeran. Kemudian serentak dibawa ke Kepatihan dan Pakulaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Penerimaan PBB-P2 Bantul mencapai sekitar Rp58 miliar, melampaui target Rp57 miliar. Pemkab tetap mendorong kepatuhan wajib pajak.
Polri akan mengecek kabar dua petinggi kepolisian diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam kerusuhan di Jogja.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 yang diikuti 56 mahasiswa dari empat negara untuk memperkuat pemahaman kesehatan mental melalui pembelajaran interprofes
Pemerintah menyiapkan diskon Nataru untuk mengompensasi tekanan inflasi pangan dan transportasi, termasuk tarif angkutan udara.
Bank Jateng meraih empat penghargaan Indonesia CSR Brilliance Award 2026, tiga di antaranya berpredikat Platinum, atas komitmen dalam keberlanjutan lingkungan,