Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Jembatan Gantung Kalijogo./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN--Rusak dan amblas akibat banjir pada 2019 silam, jembatan gantung yang menghubungkan antara Kalitirto dengan Tegaltirto di Berbah kini sudah bisa dipakai. Panjang jembatan yang melintasi Kali Opak tersebut sekitar 60 meter.
Jembatan gantung tersebut bernama Jembatan Gantung Kalijogo. Jembatan Gantung Kalijogo kini sudah bisa dimanfaatkan oleh warga dan mampu menghubungkan dua dusun.
Keberadaan jembatan itu diklaim mampu memangkas jarak tempuh warga antardusun sekitar 1,5 jam. Sayangnya, hanya kendaraan roda dua yang boleh melintas di jembatan gantung tersebut.
BACA JUGA: Hina Warga Jogja, Akun Rina Yellow Dilaporkan ke Polda DIY
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Wida Nurfaida mengatakan, pembangunan Jembatan Sanggrahan dilakukan untuk membuka akses dari Jalan Lingkar (Ring Road) Utara sebelah timur menuju ke Jalan Selokan Mataram.
"Dengan dibangunnya Jembatan Sanggrahan ini, diharapkan sebagai alternatif untuk membagi beban lalu lintas di Ring Road Utara dan menuju kota Jogja," ujar Wida dalam keterangan persnya. Rabu (11/5/2022).
Adapun Jembatan Gantung Kalijogo, kata Wida, sebelumnya pernah dibangun melalui dana CSR PT Telkom yg bekerja sama dengan Kodam IV Diponegoro dan diresmikan pada awal Januari 2019. Namun, jembatan tersebut runtuh pada tgl 30 Januari 2019 akibat banjir pada sungai yang membawa hanyutan.
"Jembatan ini akhirnya dibangun kembali dan selesai pada 2022 melalui APBN Kementerian PUPR," katanya.
Jembatan Kalijogo, lanjut Wida, berperan penting dalam menyatukan Dusun Karang Wetan sisi Utara dengan sisi Selatan sehingga dusun yg dulunya terpisah oleh Sungai Opak. Selain memperpendek jarak dan waktu tempuh, keberadaan jembatan gantung ini disambut gembira karena membuka potensi lain untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.