Viral Anak Ayam Jadi Suvenir Pernikahan Rangga dan Nunu Tuai Kritik Warganet
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan DIY mengimbau sekolah meningkatkan peran unit kesehatan sekolah (UKS) dan memantau kantin untuk memastikan makanan yang disajikan tetap bersih dan sehat. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan hepatitis akut misterius.
BACA JUGA: Gudangnya Sampah, Piyungan Juga Gudangnya Wisata
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hepatitis akut di DIY. Pengecekan dilakukan di seluruh rumah sakit dan puskesmas serta koordinasi dengan FKKMK UGM. Ia mengungkap tanda-tanda hepatitis akut secara umum hampir sama dengan hepatitis lainnya. Akan tetapi penderita mengalami kondisi tertentu.
"Differential diagnosisnya [proses penentuan dua atau lebih penyakit dengan gejala tumpang tindih yang dimiliki pasien tertentu] ada seperti penyakit hepatitis yang selama ini ada," katanya di Kompleks Kepatihan, Kamis (12/5/2022).
Akan tetapi, hepatitis yang baru muncul saat ini tidak terdeteksi jenisnya seperti hepatitis sebelumnya, yakni A dan B. Hal ini yang masih diteliti para pakar. Sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan, ia mengimbau kepada orang tua yang memiliki anak di bawah 16 tahun harus hati-hati membawa mereka pada tempat berkegiatan. Selain itu, orang tua harus memperhatikan asupan harus baik dan sehat harus menjadi skala prioritas.
“Kami sudah membuat beberapa pengumuman untuk sosialisasi kepada NGO dan lintas sektor untuk menjadi pedoman. Saya pikir sudah saatnya kita mengubah perilaku konsumsi agar mendapat asupan gizi seimbang,"” ucapnya.
Pembajun meminta sekolah memantau kondisi warung atau kantin di sekolah agar selalu menyajikan makanan yang bersih dan sehat.
BACA JUGA: Mengenal Salon Bertarif Rp7.000 di Jogja yang Menjadi Langganan Musisi
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menyatakan jawatannya sudah menyampaikan kepada sekolah untuk turut mencegah penularan hepatitis akut tersebut. Sekolah harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Beberapa sekolah juga sudah mengimbau agar siswa tidak jajan di luar sekolah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.