Lereng Barat Daya Merapi Diguyur Deras, Warga Diminta Waspada
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
Narasumber menyampaikan materinya dalam Sosialisasi Ketahanan Keluarga, di kantor Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Sleman, Sabtu (21/5/2022)./Istimewa-DP3AP2 DIY
Harianjogja.com, GODEAN-Penanganan dan pencegahan kekerasan jalanan menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk keluarga.
Guna menguatkan fungsi keluarga, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY menggelar sosialisasi ketahanan keluarga di sejumlah wilayah.
Sosialisasi ini salah satunya dilakukan di Kalurahan Sidoagung, Kapanewon Godean, Sleman, Sabtu (21/5/2022).
Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DIY, Vivi Suryaningsih, menjelaskan keluarga berperan penting dalam upaya pencegahan fenomena kekerasan jalanan.
Beberapa hal yang perlu dilakukan seperti menjadi pendengar yang baik, berlaku sebagai sahabat anak, menyediakan waktu yang berkualitas untuk anak.
“Kemudian mengenali pergaulan atau teman-teman anak, melakukan kegiatan bersama termasuk beribadah, terlibat dalam kegiatan di sekolah anak serta mengikuti perkembangan informasi teknologi,” ujarnya.
Selain itu, anak juga memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman di rumah. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika melihat adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga yang menimpa anak.
“Jangan biarkan atau diamkan, karena kejadian serupa mungkin bisa terulang kembali. Laporkan ke RT, RW, aparat kalurahan, petugas keamanan babinsa, babinkamtibmas, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak, agar bisa melakukan perlindungan dan upaya penjangkauan,” katanya.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, Suyudi, menuturkan fungsi keluarga yang tidak berjalan baik akan menyebabkan timbulnya berbagai persoalan.
“Memicu terjadinya ketidakharmonisan, terhambatnya tercapainya tujuan keluarga, terakumulasinya jumlah masalah dalam keluarga tanpa ada penyelesaian yang baik, menjadi masalah bagi masyarakat dan negara,” katanya.
Terdapat setidaknya delapan fungsi keluarga yang perlu dioptimalkan, meliputi fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi serta lingkungan.
“Dalam fungsi cinta kasih, keluarga menjadi wahana pertama dan utama untuk menumbuhkan cinta kasih antar sesama anggotanya, antar orang tua dengan pasangannya, antar anak dengan orang tua dan sesama anak sendiri,” katanya.
Sosialisasi Ketahanan Keluarga ini diikuti oleh sejumlah warga Kalurahan Sidoagung. Selain dua narasumber tersebut, hadir pula anggota DPRD DIY, Syukron Arif Muttaqin, dan Kamituwo Kalurahan Sidoagung, Waris.
Dalam kesempatan ini, Syukron menyampaikan tujuan utama ketahanan keluarga adalah membentuk keluarga tangguh yang bahagia. Untuk mewujudkan ini, setiap keluarga harus memahami jika keluarga merupakan sebuah tim.
Bersatunya suami-istri dalam keluarga tidak hanya dalam hal fisik, tetapi juga dalam tujuan, cita-cita, dan harapan. Dengan perspektif ini, seluruh anggota keluarga akan sadar adanya tujuan bersama yang hendak dicapai.
“Prinsip membantun solidaritas tim dalam keluarga yakni dengan rasa cinta dan kasih sayang antar anggota keluarga, adanya kepemimpinan dalam keluarga yang ditegakkan dan dihormati, adanya mekanisme pengambilan keputusan yang melibatkan seluruh anggota keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hujan deras di lereng barat daya Merapi picu risiko lahar dan awan panas. Warga diminta menjauhi sungai berhulu Merapi.
Layanan SIM keliling Jogja dan drive thru kembali dibuka 11 Juni 2026. Simak lokasi, jadwal, serta syarat perpanjangan SIM A dan C.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.