Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-Kementerian Agama Kota Jogja mengimbau masyarakat selektif dalam memilih hewan kurban yang sehat menjelang Iduladha ini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jogja, Nur Abadi, mengatakan, hal tersebut untuk merespon mulai maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akhir-akhir ini.
“Ketersediaan hewan kurban di Kota Jogja banyak mengambil dari luar daerah seperti Bali dan Madura, jadi memang perlu kebijakan untuk distribusi sapi atau kambing yang masuk,” kata Nur Abadi, Selasa (24/5/2022).
Sementara dalam beberapa laporan, kasus PMK juga muncul di kawasan Jawa Timur. Sehingga pengetatan pengecekan semakin diperlukan. “Di Kota Jogja yang punya peliharaan sapi kecil, enggak sampai lima persen [dari total kebutuhan saat Iduladha], kebanyakan ambil dari luar. Ambil dari Bali, karena sapi Bali body-nya kecil, tapi dagingnya banyak, pilihan kedua dari Madura,” katanya.
Baca juga: Kloter Haji Pertama DIY Berangkat 15 Juni, 79 Calhaj Sleman Masih Terganjal Dokumen
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Suyana, mengatakan, sejauh ini belum menemukan adanya kasus PMK pada hewan ternak di wilayahnya. "Di Kota Jogja belum ditemukan PMK, ini temen-teman tiap hari ke lapangan," katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pemeriksaan hewan ternak yang masuk Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan semakin intensif. Sebelumnya pemeriksaan dilakukan sebelum pemotongan. Namun sekarang pemeriksaan berlangsung begitu hewan ternak seperti sapi masuk rumah potong. Apabila ada indikasi ternak terkena PMK, maka hewan tersebut akan dikarantina. Selain itu, pengecekan juga di jalur-jalur distribusi ternak maupun daging.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.