Advertisement

Banyak Pasokan dari Luar, Masyarakat Diimbau Selektif Pilih Hewan Kurban

Sirojul Khafid
Selasa, 24 Mei 2022 - 14:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Banyak Pasokan dari Luar, Masyarakat Diimbau Selektif Pilih Hewan Kurban Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Kementerian Agama Kota Jogja mengimbau masyarakat selektif dalam memilih hewan kurban yang sehat menjelang Iduladha ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jogja, Nur Abadi, mengatakan, hal tersebut untuk merespon mulai maraknya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akhir-akhir ini.

“Ketersediaan hewan kurban di Kota Jogja banyak mengambil dari luar daerah seperti Bali dan Madura, jadi memang perlu kebijakan untuk distribusi sapi atau kambing yang masuk,” kata Nur Abadi, Selasa (24/5/2022).

Sementara dalam beberapa laporan, kasus PMK juga muncul di kawasan Jawa Timur. Sehingga pengetatan pengecekan semakin diperlukan. “Di Kota Jogja yang punya peliharaan sapi kecil, enggak sampai lima persen [dari total kebutuhan saat Iduladha], kebanyakan ambil dari luar. Ambil dari Bali, karena sapi Bali body-nya kecil, tapi dagingnya banyak, pilihan kedua dari Madura,” katanya.

Baca juga: Kloter Haji Pertama DIY Berangkat 15 Juni, 79 Calhaj Sleman Masih Terganjal Dokumen

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Suyana, mengatakan, sejauh ini belum menemukan adanya kasus PMK pada hewan ternak di wilayahnya. "Di Kota Jogja belum ditemukan PMK, ini temen-teman tiap hari ke lapangan," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, pemeriksaan hewan ternak yang masuk Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan semakin intensif. Sebelumnya pemeriksaan dilakukan sebelum pemotongan. Namun sekarang pemeriksaan berlangsung begitu hewan ternak seperti sapi masuk rumah potong. Apabila ada indikasi ternak terkena PMK, maka hewan tersebut akan dikarantina. Selain itu, pengecekan juga di jalur-jalur distribusi ternak maupun daging.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Mantap! Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$136,4 Miliar, Ternyata Ini Penyebabnya

News
| Kamis, 07 Juli 2022, 13:57 WIB

Advertisement

alt

Girls, Ini Tips Solo Travelling untuk Anda

Wisata
| Selasa, 05 Juli 2022, 16:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement