Advertisement

Kloter Haji Pertama DIY Berangkat 15 Juni, 79 Calhaj Sleman Masih Terganjal Dokumen

Abdul Hamied Razak
Senin, 23 Mei 2022 - 20:57 WIB
Arief Junianto
Kloter Haji Pertama DIY Berangkat 15 Juni, 79 Calhaj Sleman Masih Terganjal Dokumen Ibadah haji. - REUTERS/Ammar Awad

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Persiapan pemberangkatan jemaah calon haji (calhaj) asal Sleman terus dilaksanakan.

Seluruh calhaj yang diberangkatkan tahun ini sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH). Rencananya empat kelompok terbang (Kloter) calhaj asal DIY akan berangkat 15-17 Juni mendatang.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kepala Seksi Haji, Kantor Kementerian Agama Sleman, Solikhan Amin mengatakan sebanyak 547 calhaj asal Sleman dipastikan berangkat tahun ini. Seluruhnya sudah melunasi BPIH. Hanya empat calhaj yang tidak berangkat karena dua calhaj meninggal dunia dan dua calhaj lainnya mengundurkan diri.

BACA JUGA: Hujan Bakal Mengguyur hingga Juli, Petani dan Peternak di DIY Perlu Antisipasi

"Nanti [yang tidak berangkat] akan diisi dengan calon cadangan sesuai antrean. Se-DIY, ada 14 cadangan, hanya saja kami belum tahu kouta cadangan untuk Sleman diberikan berapa. Masih menunggu pembagian dari Kemenag DIY," kata Solikhan saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (23/5/2022).

Saat ini, kata dia, Kemenag Sleman masih memproses pengurusan visa para calhaj untuk berangkat ke Tanah Suci. Pasalnya, ada sejumlah dokumen dari para calhaj yang perlu diperbarui dan dilengkapi.

Tercatat ada sekitar 79 calhaj yang masih mengurus perubahan dokumen visa. Misalnya saja foto yang kurang pas atau pun kelengkapan dokumen lainnnya.

BACA JUGA: Didatangkan dari Bekonang, Puluhan Botol Ciu Disita dari Rumah Warga Berbah

Advertisement

Sementara terkait dengan vaksinasi Covid-19, kata Solikhan, Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan calhaj cukup melakukan vaksinasi dosis I dan II, meski lebih baik lagi jika calhaj sudah melakukan vaksinasi dosis III (booster). Pasalnya, persoalan yang diwaspadai adalah tidak semua bukti vaksinasi tersebut terinput dalam sistem.

"Ada sekitar 125 calhaj yang memiliki bukti fisik sudah divaksin namun belum terinput dalam sistem. Ini kami uruskan dulu perubahan datanya ke Pusat agar terdata dalam sistem," ujarnya.

Kemenag Sleman hingga kini masih menyisir untuk mengetahui berapa orang calhaj yang terkendala saat mengurus dokumen perjalanan. Sembari menyelesaikan dokumentasi perjalanan, para calhaj juga mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji di KUA masing-masing kapanewon. 

Advertisement

"Bimbingan manasik haji kami mulai 23-26 Mei mendatang. Ada rencana kloter pertama akan berangkat pada 15 Juni mendatang," katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tarif Ojek Online Akan Ditentukan Gubernur, Begini Tanggapan Ojol

News
| Rabu, 30 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement