Advertisement

Banyak Muncul Kelompok Tani "Dadakan", Ini yang Dilakukan Pemkot Jogja

Triyo Handoko
Kamis, 02 Juni 2022 - 16:47 WIB
Arief Junianto
Banyak Muncul Kelompok Tani Ilustrasi areal persawahan. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pertanian dan Pangan Kota (DPPK) Jogja menyiapkan kelembagaan kelompok tani. Hal ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran subsidi sarana produksi (saprodi) pertanian dari pemerintah.

Pembentukan kelembagaan tersebut didasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwal) Jogja No.128/2021.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kepala DPPK Jogja Suyana menyebut dengan penataan kelembagaan kelompok tani maka pengawasan dapat dilakukan maksimal. "Kalau kelembagaanya punya nomor registrasi dan identitas baku lain kan mempermudah komunikasi, penyaluran bantuan, pembinaan, dan fasilitasi," kata dia, Kamis (2/6/2022).

BACA JUGA: Ini Tujuh Risiko Bencana di Jogja Menurut Kajian UPNVY

Selama ini penggunaan nomor registrasi kelompok tani di Jogja, kata Suyana, belum baku. Hal itu memungkinkan kelompok tani fiktif yang muncul ketika pemerintah menyalurkan subsidi dan bantuan pertanian.

"Kami sering menemukan fenomena kelompok dadakan yang seringkali muncul hanya untuk mengakses bantuan," ujarnya.

Kelompok tani dadakan tersebut, ujar Suyana, menyebabkan intervensi pemerintah untuk meningkatkan kuntitas dan kualitas pertanian jadi tak tepat sasaran.

"Walaupun kelembagaanya nanti baku tapi bukan berarti kami mempersulit petani megakses bantuan pertaniaan dari pemerintah," katanya.

Advertisement

Syarat kelembagaan kelompok tani, jelas Suyana, akan dibikin mudah dipenuhi oleh petani. "Misalnya ada 15 petani berkumpul, membentuk kelompok maka ajukan saja kelembagaannya, nanti kami akan verivikasi dan bantu admisistrasinya," kata dia.

Selain akses bantuan agar tepat sasaran, Suyana berharap dengan adanya kelembagan kelompok tani dapat mempermudah pembinaan pertanian oleh dinasnya. "Pembinaan ini jadi faktor penting untuk meningkatkan sektor pertaniaan yang efektif," ujarnya.

Lahan pertanian yang terbatas di Jogja, kata Suyana, bisa dimaksimalkan dengan pembinaan kelompok tani. "Nanti akan kami ajarkan bagaimana mengelola lahan terbatas tersebut secara efektif," tandasnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tarif Ojek Online Akan Ditentukan Gubernur, Begini Tanggapan Ojol

News
| Rabu, 30 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement