Jadwal Samsat Keliling Sleman Hari Ini Bisa Drive Thru, Cek Lokasinya
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Panglima Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako) DIY Gandung Pardiman. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah video konvoi kelompok yang diduga pengusung Khilafah yang menamakan diri Khilafatul Muslimin viral di media sosial Tiktok. Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako) DIY mendesak aparat kepolisian untuk menindak kelompok tersebut.
Dalam video yang beredar di medsos terutama Tiktok, sekelompok massa menggunakan motor bagian belakang bertuliskan Khilafah Solusi Problem Umat. Aksi konvoi itu diketahui terjadi di Jakarta dan Jawa Tengah. Panglima Gepako DIY Gandung Pardiman meminta kepolisian untuk merespons cepat agar kelompok tersebut tidak melebar di beberapa kota di Indonesia termasuk Jogja.
"Karena organisasi pengusung khilafah telah dilarang di Indonesia. Ini sesuai dengan SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-30.AHA.01.08.2017 tentang Pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan dan HAM nomor AHU-00282.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian perkumpulan HTI," katanya Sabtu (4/6/2022).
Ia meminta kepolisian tidak ragu dalam menindak sekelompok yang berusaha untuk mengganti sistem pancasila. Selain itu aparat bersama seluruh elemen masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan agar gerakan itu tidak meluas. Menurutnya konvoi rombongan pemotor mengampanyekan kebangkitan khilafah secara terang-terangan itu merupakan bentuk pelanggaran hukum di Indonesia.
Baca juga: Gepako Jogja Tidak Setuju Keturunan PKI Jadi TNI
"Sebab tindakan tersebut dapat merongrong wibawa Pemerintah yang sudah jelas-jelas melarang adanya organisasi pengusung aliran khilafah," ujarnya.
Gandung meminta kepada Kapolda DIY untuk melakukan pencermatan kemungkinan masuknya Khilafatul Muslimin di DIY. Pencegahan harus dilakukan melalui deteksi dini. Komunitasnya siap berkolaborasi untuk mencegah masuknya kelompok anti Pancasila.
"Kami berharap Densus 88 kerja ekstra ketat untuk menangani aliran ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.