Kekeringan Belum Berakhir, Bantuan Air Bersih Gunungkidul Berlanjut
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Ilustrasi aktivitas jual beli hewan ternak di pasar hewan./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Perdagangan Gunungkidul kembali membuka aktivitas di Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen mulai Minggu (12/6/2022). Sebelumnya, pasar ini ditutup selama sepuluh hari dikarenakan adanya dugaan temuan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala Dinas Pedagangan Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan penutupan pasar hewan Siyono bukan dua pekan, tapi dua hari pasaran dalam penanggalan Jawa. Menurut dia, penutupan berlangsung sejak 2 Mei sehingga pada Minggu pagi sudah mulai dibuka.
“Yang tutup Wage tanggal 2 Juni dan Wage 7 Juni. Jadi hari ini sudah mulai dibuka,” kata Kelik kepada wartawan, Minggu siang.
BACA JUGA: Jangan Lupa, Besok Ada Fashion Show dalam Gua Rancang Kencana Gunungkidul
Dia menjelaskan, pembukaan Pasar Siyono telah melalui pertimbangan dan persiapan matang. Pasalnya, sudah ada proses sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di area pasar. Selain itu, juga ada pemantauan terkait dengan perkembangan kasus suspek PMK.
“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait. Salah satu pertimbangan pembukaan karena melihat aspek perekonomian masyarakat,” katanya.
Dia menekankan, pembukaan di Pasar Siyono merupakan langkah awal karena sebelas pasar hewan lainnya juga akan dibuka secara bertahap. Adapun pembukaan disesuaikan dengan hari pasaran di masing-masing pasar.
Meski telah dibuka, Kelik memastikan upaya pengawasan terus dilakukan secara ketat. Ia tidak menampik di Pasar Hewan Siyono ada beberapa hewan yang tidak diperbolehkan masuk karena diduga sedang sakit.
“Pengecekan dilakukan. Salah satunya melalui pengecekan suhu hingga melihat kondisi pada bagian kuku dan mulut,” ujarnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan, kewenangan pembukaan pasar hewan sepenuhnya berada di Dinas Perdagangan Gunungkidul. Meski demikian, pihaknya terus berkoordinasi dan meningkatkan pengawasan agar laju kasus dapat terkendali.
Menurut dia, hingga sekarang ada 180 sapi yang suspek PMK. Adapun yang dinyatakan positif sebanyak 22 ekor dan tujuh ekor di antaranya sudah dinyatakan sembuh. “Tutupnya memang hanya dua kali hari pasaran. Jadi 12 Juni, Pasar Hewan Siyono sudah dibuka lagi,” katanya.
Wibawanti menambahkan, lalu lintas ternak akan terus diperkat. Sebagai contoh, kendaraan pengangkut hewan harus melalui kolam dipping atau kolam disinfektan. Saat hewan diturunkan akan langsung dilakukan pemeriksaan.
“Ada yang sakit langsung disuruh pulang. Untuk ternak dari luar daerah harus membawa surat keterangan kesehatan hewan [SKKH],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Industri pengolahan tumbuh 5,87% pada kuartal III/2026, melampaui ekonomi nasional 5,47%. Industri furnitur mencatat pertumbuhan tertinggi.
Kementerian PU meninggikan jalan Semarang-Demak dan membangun infrastruktur pengendali banjir untuk mengantisipasi rob jelang Nataru 2026/2027.
Pemprov Jateng mencatat 200.815 UMKM telah bersertifikat halal. Penguatan ekosistem halal didorong untuk mendukung pariwisata ramah Muslim.
Kota Callao di Peru membangun patung Paus Leo XIV setinggi 14 meter menjelang kunjungan sang paus pada 11–17 November 2026.
Erdogan meminta Trump mengakhiri ketegangan AS-Iran melalui diplomasi. Pemerintahan AS dilaporkan terbelah soal kelanjutan konflik.