Nelayan Bantul Keluhkan Kapal Besar Masuk Jalur Tangkap
Nelayan Bantul mengeluhkan kapal besar yang diduga memasuki jalur tangkap armada kecil dan mengganggu aktivitas serta hasil melaut.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Jogja dalam lanjutan penyelidikan kasus dugaan suap yang menjerat mantan Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti.
Tercatat ada enam pejabat yang dipanggil untuk menjadi saksi. Masing-masing berasal dari dua dinas yang berbeda, yakni dan berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jogja.
BACA JUGA: Perkembangan Suap Apartemen Royal Kedhaton: Haryadi Suyuti Diduga Terima Fasilitas Khusus
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi menyampaikan, pemeriksaan itu merupakan bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh komisi antirasuah. Pihaknya mendukung upaya KPK untuk mengungkap lebih dalam soal dugaan suap perizinan yang terjadi di lingkungan Pemkot itu.
"Iya, teman-teman memang ada yang dipanggil ke Jakarta. Pemeriksaan itu kan memang bagian dari proses penyidikan yang masih berlangsung," jelas Sumadi, Rabu (22/6/2022).
Menurut Sumadi, dirinya telah berpesan kepada jajaran pejabat itu untuk mendukung pemeriksaan KPK dengan memberikan informasi sedetail mungkin berkaitan dengan kasus yang diperiksa.
"Saya dorong pada teman-teman untuk memenuhi panggilan itu, dan berikan informasi. Sampaikan apa adanya sepengetahuan panjenengan semua, itu saja sudah," ucap dia.
Sumadi juga tak ingin ada informasi yang ditutup-tutupi selama pemeriksaan itu berlangsung. "Kalau ada yang ditutup-tutupi kan risikonya dia sendiri, wong teman-teman KPK sudah punya data komplet, hanya tinggal nyocokke saja kan istilahnya," jelasnya.
1. Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyawacono.
2. Analis Kebijakan DPUPKP Kota Jogja, Moh. Nur Faiq.
3. Staf Pengendalian Bangunan Gedung DPUPKP Kota Jogja, Sri Heru Wuryantoro alias Gatot.
4. Kepala Bidang Pengendalian Bangunan Gedung DPUPKP Kota Jogja, Suko Darmanto.
5. Koordinator Penanaman Modal DPMPTSP Kota Jogja, Nur Sigit Edi Putranta.
6. Analis Dokumen Perizinan DPMPTSP Kota Jogja, C. Nurvita Herawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul mengeluhkan kapal besar yang diduga memasuki jalur tangkap armada kecil dan mengganggu aktivitas serta hasil melaut.
UU No. 9/1998 menjamin kebebasan demonstrasi sekaligus mengatur kewajiban peserta aksi dan tanggung jawab kepolisian.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di mayoritas wilayah Indonesia pada Minggu, 1 November 2026. Jogja diprediksi berawan tebal.
Prabowo menegaskan pentingnya Pancasila dan nilai kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI serta mengingatkan ancaman radikalisme dan perpecahan.
Tottenham Hotspur menang 2-0 atas Crystal Palace yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah Jean-Philippe Mateta dikartu merah.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Simak tanggal, lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM.