Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Orang tua siswa melihat informasi hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 6 Jl. R.W Monginsidi, Cokrodiningratan , Kemantren Jetis, Jogja, Rabu (15/6/2022)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Kuota pendaftaraan peserta didik baru (PPDB) untuk difabel pada jenjang SD dan SMP di Jogja tak terpenuhi. Sebelumnya anak-anak dengan kebutuhan khusus tersebut diberi kuota 5% masing-masing sekolah.
Di SMP, total ada 126 anak difabel yang sudah dinyatakan lolos dari kuota 173, sedangkan di jenjang SD disediakan kuota 97 tetapi tak ada yang mendaftar.
BACA JUGA: SBMPTN 2022: UGM Dominan, Ini 10 Peserta dengan Nilai UTBK Tertinggi
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jogja Budi Santosa Asrori menyebut sudah menyosialisasikan kuota difabel tersebut secara maksimal. “Tapi realisasinya masih kurang dari target,” ujarnya, Kamis (22/6/2022).
Budi menjelaskan sisa kuota difabel tersebut dipindah ke jalur lain. “Untuk SMP sisanya kami pindah ke jalur mutu, sedangkan SD kami pindah kuotanya ke jalur zonasi,” jelasnya.
Skema memindahkan kuota tersebut dilakukan agar setiap sekolah mendapat siswa. “Prinsipnya tetap adil dan agar keterpenuhan siswa merata di setiap sekolah. Kalau sekolah negeri di Jogja yang kekurangan sekolah tahun ini enggak ada,” katanya.
Namun, Budi sudah menyiapkan skema jika masih ada sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.
“Kami tunggu sampai besok karena hari terakhir daftar ulang PPDB besok dan akan baru kelihatan sekolah mana saja yang belum penuh kuotanya,” ucap Budi.
BACA JUGA: KPK Dalami Proses Pengajuan Izin Apartemen oleh Perusahaan Diduga Penyuap Haryadi Suyuti
Meskipun sudah mendaftar dan dinyatakan lolos PPDB, lanjut Budi, ada siswa yang tidak melanjutkan ke daftar ulang karena berbagai alasan. Misalnya, memilih sekolah swasta hingga orang tuanya pindah.
Skema yang sudah disiapkan Disdikpora Jogja adalah menarik siswa yang belum lolos PPDB zonasi ke sekolah terdekat yang mereka daftar. “Jadi tak perlu lagi daftar PPDB zonasi, nanti mereka akan dipanggil pihak sekolah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.