Advertisement

Kuota PPDB Jogja untuk Anak Difabel Tidak Terpenuhi

Triyo Handoko
Kamis, 23 Juni 2022 - 17:47 WIB
Budi Cahyana
Kuota PPDB Jogja untuk Anak Difabel Tidak Terpenuhi Orang tua siswa melihat informasi hasil seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 6 Jl. R.W Monginsidi, Cokrodiningratan , Kemantren Jetis, Jogja, Rabu (15/6/2022). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kuota pendaftaraan peserta didik baru (PPDB) untuk difabel pada jenjang SD dan SMP di Jogja tak terpenuhi. Sebelumnya anak-anak dengan kebutuhan khusus tersebut diberi kuota 5% masing-masing sekolah.

Di SMP, total ada 126 anak difabel yang sudah dinyatakan lolos dari kuota 173, sedangkan di jenjang SD disediakan kuota 97 tetapi tak ada yang mendaftar.

Advertisement

BACA JUGA: SBMPTN 2022: UGM Dominan, Ini 10 Peserta dengan Nilai UTBK Tertinggi

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jogja Budi Santosa Asrori menyebut sudah menyosialisasikan kuota difabel tersebut secara maksimal. “Tapi realisasinya masih kurang dari target,” ujarnya, Kamis (22/6/2022).

Budi menjelaskan sisa kuota difabel tersebut dipindah ke jalur lain. “Untuk SMP sisanya kami pindah ke jalur mutu, sedangkan SD kami pindah kuotanya ke jalur zonasi,” jelasnya.

Skema memindahkan kuota tersebut dilakukan agar setiap sekolah mendapat siswa. “Prinsipnya tetap adil dan agar keterpenuhan siswa merata di setiap sekolah. Kalau sekolah negeri di Jogja yang kekurangan sekolah tahun ini enggak ada,” katanya.

Namun, Budi sudah menyiapkan skema jika masih ada sekolah yang kuotanya belum terpenuhi.

“Kami tunggu sampai besok karena hari terakhir daftar ulang PPDB besok dan akan baru kelihatan sekolah mana saja yang belum penuh kuotanya,” ucap Budi.

BACA JUGA: KPK Dalami Proses Pengajuan Izin Apartemen oleh Perusahaan Diduga Penyuap Haryadi Suyuti

Meskipun sudah mendaftar dan dinyatakan lolos PPDB, lanjut Budi, ada siswa yang tidak melanjutkan ke daftar ulang karena berbagai alasan. Misalnya, memilih sekolah swasta hingga orang tuanya pindah.

Skema yang sudah disiapkan Disdikpora Jogja adalah menarik siswa yang belum lolos PPDB zonasi ke sekolah terdekat yang mereka daftar. “Jadi tak perlu lagi daftar PPDB zonasi, nanti mereka akan dipanggil pihak sekolah,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Gempur Rokok Ilegal

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Bocah 13 Tahun Tewas Diduga Disiksa Polisi, KPAI: Masih Ada Korban Lainnya Alami Penyiksaan

News
| Selasa, 25 Juni 2024, 01:37 WIB

Advertisement

alt

Inilah Rute Penerbangan Terpendek di Dunia, Naik Pesawat Hanya Kurang dari 2 Menit

Wisata
| Sabtu, 22 Juni 2024, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement