Advertisement

Cegah PMK, GL Zoo Batasi Wahana Interaksi Satwa

Newswire
Kamis, 07 Juli 2022 - 11:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Cegah PMK, GL Zoo Batasi Wahana Interaksi Satwa Kemenparekraf saat berkunjung ke area wisata GL Zoo, Rabu (6/10/2021). Kemenparekraf disebut tengah mengusulkan agar uji coba anak usia 12 tahun ke bawah diperbolehkan masuk ke destinasi wisata tertentu-Harian Jogja - Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Manajemen objek wisata Gembira Loka (GL) Zoo Jogja memberlakukan pembatasan di wahana interaksi satwa atau "petting zoo". Hal itu bertujuan mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Bagian Humas dan Promosi Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Fahmi Ramadhan di Yogyakarta, Selasa, menuturkan pembatasan itu berlangsung sejak Juni 2022 berdasarkan rekomendasi tim kesehatan satwa di kebun binatang itu.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Interaksi ada pembatasan dengan kuota. Misalnya memberi pakan satwa, termasuk berfoto lebih dekat dengan satwa dibatasi kuota," ujar dia mengutip Antara-jaringan Harianjogja.com, Kamis (7/7/2022). 

Menurut Fahmi, pembatasan itu diwujudkan dengan menentukan kuota pakan yang bisa diberikan pengunjung untuk satwa di petting zoo, maksimal 100 ikat pakan per hari.

Baca juga: Tangani PMK, Segini Bujet yang Diusulkan ke Bupati Gunungkidul

"Hanya 100 pakan per hari, sementara jumlah pengunjung di GL Zoo mencapai 3.000 orang per hari. Dengan cara itu sudah terbatasi sendiri," ujar dia.

Sejumlah satwa yang bisa diajak berinteraksi di petting zoo, menurut dia, sebagian berisiko bisa tertular PMK seperti kambing etawa, keledai, domba batur, hingga kuda poni, disamping satwa lain seperti kura-kura sulcata, kura-kura emys, kelinci Jawa, kelinci German Giant, marmut, serta ayam brahma.

Dengan pembatasan itu, Fahmi berharap seluruh satwa di GL Zoo bisa terlindungi dari paparan virus penyebab PMK yang kemungkinan bisa dibawa para pengunjung melalui alas kaki yang digunakan.

Advertisement

"PMK sendiri tidak menular ke manusia, tapi mungkin bisa dibawa manusia. Misal ada pengunjung yang sepatunya ada PMK-nya itu salah satu faktor, meskipun sangat jarang," ujar dia.

Mengenai kondisi satwa di GL Zoo, ia memastikan saat ini seluruhnya dalam kondisi sehat serta bebas PMK. Untuk mencegah paparan PMK, menurut dia, tim kesehatan satwa GL Zoo secara rutin melakukan disinfeksi serta pemberian vitamin dengan meningkatkan intensitasnya.

Apabila di kemudian hari diketahui salah satu satwa di GL Zoo terpapar atau bergejala PMK, ia memastikan satwa tersebut langsung diisolasi sehingga tidak menulari satwa lain.

Advertisement

"Memang ada penambahan disinfektan bagi satwa-satwa yang lebih sering berdekatan dengan pengunjung," ucap dia.

Sejak status PPKM di DIY turun di level 1, Fahmi mengatakan bahwa kunjungan di GL Zoo sudah dibuka dengan kapasitas 100 persen.

"Saat ini rata-rata pengunjung mencapai 3.500 orang per hari. Kalau akhir pekan bisa di atas 5.000 per hari," ujar dia.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Polisi Telah Temukan Penyebab Kematian Misterius Keluarga di Kalideres

News
| Senin, 05 Desember 2022, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement