Brandu Masih Ditemukan di Gunungkidul, Pemkab Siapkan Kompensasi Ternak Mati
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Anggota DPRD Gunungkidul menyambut baik rencana Pemkab untuk menggabungkan urusan penarikan retribusi ke dalam Peraturan Daerah (Perda). Meski demikian, ada usulan agar pemkab tidak menaikkan retribusi wisata dan lebih mengedepankan penarikan per destinasi agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih optimal.
Salah satu usulan ini disuarakan oleh Anggota DPRD Gunungkidul dari Fraksi Gerindra, Sumaryanta. Menurut dia, wacana menaikkan retribusi bisa dipahami karena sebagai upaya memaksimalkan PAD dari sektor kepariwisataan.
“Kita belum bisa seperti Bali yang membebaskan retribusi karena untuk pajak hotel dan restoran atau tempat hiburan masih terlalu kecil,” kata Sumaryanta, Kamis (7/7/2022).
Dia menilai untuk memaksimalkan PAD tak harus dilakukan dengan menaikkan tiket retribusi masuk. Hal ini dikarenakan fasilitas di kawasan wisata masih banyak dikeluhkan pengunjung, salah satunya menyangkut jalan masuk wisata, khususnya pantai masih banyak yang rusak.
BACA JUGA: Tersangka Kasus Kekerasan Pemicu Rusuh Babarsari Menyerahkan Diri
“Harusnya dengan PAD wisata ada imbal balik terhadap pembangunan di sektor kepariwisataan. Tapi, hingga sekarang masih banyak jalan wisata yang rusak sehingga mengurangi kenyamanan para pengunjung,” katanya.
Menurut Sumaryanta, ada beberapa opsi untuk meningkatkan PAD kepariwisataan. Langkah paling efektif dengan memihak ketigakan penarikan retribusi, tapi opsi ini tidak pernah diambil, meski ada desakan untuk melaksanakan.
Adapun cara kedua dengan menarik retribusi di setiap destinasi, sehingga penarikan bukan lagi berpatok pada kawasan wisata. Opsi ini dinilai akan lebih efektif dan adil. “Sekarang seperti ada ketimpangan. Misal untuk kawasan Baron hanya bayar Rp10.000 sudah bisa menikmati 16 pantai. Sedangkan di Timang, dengan tiket masuk Rp5.000 per orang hanya mendapatkan satu pantai saja,” katanya.
Dia berharap apabila opsi penarikan di tiap destinasi bisa diwujudkan, maka harganya bisa lebih diturunkan. “Jangan Rp10.000 jelas memberatkan pengunjung. Bisa saja per orang ditarik Rp3.000 di satu destinasi. Memang nominalnya kecil, tapi kalau berkunjung di lima pantai maka pendapatan yang masuk bisa lebih besar ketimbang yang berlaku sekarang,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Pemkab Gunungkidul mengodok wacana menaikkan retribusi tiket masuk kawasan wisata. Kepala Bidang Perekonomian, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Yuni Hartini mengatakan, opsi menaikkan tarif ini muncul dalam kajian untuk membahas pembentukan raperda baru tentang retribusi daerah.
“Idenya sudah lama, tapi sekarang masih dikaji,” katanya.
Meski demikian, ia belum bisa memastikan karena kenaikan masih sebatas wacana. Menurut dia, rencana kenaikan merupakan hal wajar dan keputusan yang diambil harus melalui kajian yang matang.
“Ini masih proses, apakah retribusi perlu naik atau tidak. Yang jelas, setelah dikaji ada rekomendasi yang dibuat sehingga kelihatan kebijakan yang akan diambil seperti apa,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Praktik brandu masih ditemukan di Gunungkidul. Pemkab memperkuat edukasi dan menyiapkan kompensasi bagi ternak yang mati akibat penyakit menular.
Harga cabai rawit di Gunungkidul tembus Rp75.000 per kg. Pasokan menipis setelah petani melewati puncak panen.
iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi masuk Indonesia melalui iBox. Pre-order mulai 7 Oktober 2026, harga mulai Rp27,499 juta.
DPR mendukung audit forensik pengelolaan keuangan haji dan menyoroti transparansi dana haji serta skema BPIH 2027.
DPR menggelar uji kelayakan terhadap 15 calon Dewas LPP RRI masa jabatan 2026-2031 pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Argentina menang 3-0 atas Benin. Lionel Messi mencetak satu gol dan dua assist dalam laga terakhirnya bersama timnas Argentina.