Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan drainase di Dudun Bakal Dukuh, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu, Bantul, Rabu (6/7)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) tahun ini kembali menggulirkan program padat karya. Alasannya, program tersebut terasa sangat berdampak terhadap masyarakat. Salah satunya yang disarankan oleh masyarakat Dusun Punden, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul.
Lokasi tersebut salah satu yang disasar program padat karya yang bersumber dari APBD Bantul. Adapun nilai program senilai Rp100 juta ini untuk pembangunan cor blok jalan sepanjang 227 meter. Sedikitnya ada sebanyak 26 pekerja dari masyarakat sekitar yang terlibat sebagai pekerja dengan periode pengerjaan selama 21 hari yang sudah dimulai sejak 27 Juni lalu.
“Program padat karya ini memang banyak memiliki dampak positif, mulai dari pengurangan angka pengangguran karena masyarakat terlibat sebagai pekerja hingga peningkatan kualitas infrastruktur desa yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Ketua Kelompok Padat Karya Dusun Punden Mudakir, Kamis (7/7/2022).
BACA JUGA: Disdikpora Bantul Bantah Ada Penjualan Seragam di Sekolah
Mudakir sebagai ketua kelompok sekaligus pekerja dalam program padat karya tersebut mengatakan, semua pekerja dalam pengerjaan cor blok tersebut adalah warga Dusun Punden. Pekerja ini terutama yang selama ini tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga sangat membantu, terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini.
Saat ini pengerjaan cor blok diakuinya sudah sampai 90%. “Sudah hampir selesai, tinggal penghalusan samping-sampingnya,” kata Mudakir.
Sampai saat ini ia juga mengatakan tidak ada persoalan berarti selama pengerjaan padat karya. Warga Dusun Punden lainnya yang terlibat dalam pengerjaan cor blok tersebut adalah Muttaqin. Ia mengaku senang dengan padat karya tersebut. Sebab, salah satu program rutin tahunan pemerintah itu sangat efektif dalam pengurangan masalah pengangguran dan memperbagus infrastruktur desa.
“Kami dari masyarakat sangat remen [senang] karena efektif mengatasi masalah pengurangan pengangguran dan infrastruktur,” katanya
Selain di Dusun Punden, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Padat karya lainnya yang disasar adalah Dusun Bakal Dukuh, Kalurahan Argodadi, Kapanewon Sedayu. Ketua Kelompok Padat Karya Dusun Bakal, Tri Mulyono mengatakan padat karya di dusunnya adalah pembangunan drainase sepanjang 131 meter.
BACA JUGA: Iduladha, Warga Bantul Diminta Tidak Ada Takbir Keliling
Tri Mulyono mengatakan adanya proyek padat karya infrastruktur masyarakat sangat terbantu dari segi ekonomi. Sebab program tersebut memiliki sistem upah untuk pekerjanya yang sebagian besar merupakan masyarakat sekitar sendiri, terutama masyarakat miskin yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
“Dengan upah tentu sangat berdampak untuk membangkitkan ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19 seperti saat ini. Karena selama pandemi kemarin sebagian masyarakat yang terlibat sebagai pekerja juga hampir tidak memiliki penghasilan apapun karena berbagai pembatasan,” katanya.
Sementara proyek pembangunan drainasenya saat ini sudah sampai 75%. Dalam beberapa hari ke depan akan segera selesai. Menurut dia pembangunan drainase tersebut sangat bermanfaat untuk mencegah banjir ketika musim penghujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Marc Marquez geser Jorge Martin di puncak klasemen MotoGP 2026 usai GP San Marino. Keduanya sama-sama 274 poin, Marquez unggul jumlah kemenangan
Motorola mengisyaratkan Razr baru dengan desain lipat buku. Berbeda dari clamshell, perangkat ini masih dirahasiakan spesifikasi dan jadwalnya.
Kelok 23 Gunungkidul-Bantul mulai uji coba 14-20 September. Simak jam operasional dan kendaraan yang boleh melintas.
Scam wisatawan makin canggih. Kenali pembajakan reservasi hotel dan pesan penerbangan palsu agar tidak kehilangan uang saat liburan.
Agenda Jogja Senin 14 September 2026 diramaikan FKY Sleman Day, Festival Literasi, hingga cek kesehatan gratis.