Advertisement

Oven Pengeringan Kayu di Bantul Terbakar Setelah Menyala 2 Pekan, Ribuan Lembar Kayu Jati Ludes

Lugas Subarkah
Jum'at, 15 Juli 2022 - 20:27 WIB
Budi Cahyana
Oven Pengeringan Kayu di Bantul Terbakar Setelah Menyala 2 Pekan, Ribuan Lembar Kayu Jati Ludes Sejumlah petugas berupaya memadamkan kebakaran di pabrik pengolahan kayu, Bangunjiwo, Kasihan, Jumat (15/7/2022). - Ist Polsek Kasihan

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah pabrik pengolahan kayu di Padukuhan Kenalan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, terbakar pada Jumat (15/7/2022) siang. Api berasal dari oven pengeringan kayu jati yang sudah dua pekan menyala.

Kapolsek Kasihan, AKP Satrio Arif Wibowo, menjelaskan kebakaran dilaporkan terjadi pukul 13.00 WIB, tepatnya di P. Anugrah Jaya.

BACA JUGA: Ini Rute Jalur Sepeda di Tol Jogja Solo

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Kebakaran ini berawal dari ketika beberapa karyawan memotong kayu dan tiba-tiba melihat asap yang berasal dari oven kayu jati. “Kemudian mereka melihat dari pintu kecil belakang oven untuk mengecek keadaan oven,” katanya.

Dari situ, terlihat api di dalam oven sudah membesar. Para karyawan pun berusaha untuk memadamkan api, tetapi api semakin membesar merambat ke atap bangunan.

Api dapat dipadamkan setelah datang regu pemadam kebakaran (damkar). Lima truk damkar dari Bantul, Kota Jogja, dan satu dari UGM memadamkan api.

“Pengeringan kayu itu berupa oven tungku konvensional dengan menggunakan blower sebagai penyebar hawa panas. Bangunan oven terbuat dari batu bata dengan panjang empat meter, lebar lima meter, tinggi tiga meter, dan tutup terbuat dari seng,” ungkapnya.

BACA JUGA: ORI DIY Beberkan 3 Alasan Praktik Jual Beli Seragam di Sekolah Terus Terjadi

Sebelum terbakar, oven tersebut digunakan untuk mengeringkan kayu jati yang sudah berjalan sekitar dua pekan, menyala 24 jam penuh, dan rencananya dibongkar sepekan ke depan.

Advertisement

“Akibat kejadian tersebut, pemilik mengalami kerugian 1.500 lembar kayu jati dengan nilai sekitar Rp200 juta. Tidak ada korban jiwa,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement