Advertisement

Gelombang Masih Tinggi, Sebagian Nelayan Depok Sudah Nekat Melaut

Lugas Subarkah
Selasa, 19 Juli 2022 - 20:37 WIB
Bhekti Suryani
Gelombang Masih Tinggi, Sebagian Nelayan Depok Sudah Nekat Melaut Kondisi perahu nelayan di Pantai Depo-Harian Jogja - Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Pasca-terjangan ombak hingga merobohkan delapan warung di Pantai Depok Bantul, saat ini kondisi pantai sudah relatif lebih aman meski dinilai masih tinggi. Namun sebagian nelayan sudah nekat kembali melaut.

Gelombang tinggi yang merupakan fenomena tahunan, tahun ini telah terjadi sejak sepekan belakangan, hingga membuat banyak nelayan memilih libur. Puncaknya, gelombang tinggi menerjang beberapa warung di Pantai Depok pada Sabtu (16/7/2022).

Dari pantauan Harianjogja.com pada Selasa (19/7/2022), kondisi pantai Depok sudah lebih kondusif. Beberapa wisatawan sudah berdatangan, namun masih banyak perahu nelayan yang ditambatkan di darat. Beberapa plang peringatan untuk tidak mendirikan bangunan terpasang di sejumlah titik dekat bibir pantai.

BACA JUGA: Punya Potensi Wisata Besar, Asosiasi Pemandu Gua Gunungkidul Dirintis

Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45, Sutarlan, menjelaskan saat ini kondisi gelombang sudah jauh menurun dibanding pada Sabtu lalu. Ia memastikan pantai Depok sudah aman dikunjungi. "Sudah aman kalau sekarang," ujarnya.

Beberapa nelayan menurutnya juga sudah kembali melaut meski belum semua. Nelayan yang sudah melaut ini kebanyakan berada di sisi barat Pantai Depok. Sedangkan untuk di sisi timur kebanyakan belum berani melaut.

Koordinator SAR Satlinmas wilayah III parangtritis, Arief Nugroho, menuturkan walau sudah aman untuk aktivitas wisata, kondisi gelombang masih belum kondusif untuk nelayan melaut. "Gelombangnya masih tinggi dalam artian yang paling selatan," katanya.

Ketinggian gelombang diperkirakan masih sekitar 3-4 meter. Ketinggian gelombang ini dihitung dari gelombang pertama di laut. Sementara pada kejadian Sabtu lalu menurutnya disebabkan adanya dorongan gelombang ke arah utara.

Dengan masih cukup tingginya gelombang ini, nelayan pun sebagian besar masih libur melaut. "Sudah sekitar seminggu ini, kalau ga salah dari hari Rabu [13/7/2022]," ungkapnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dari Bidang Makanan sampai Kesehatan, 21 CEO Meraih Achievement Award

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement