Drag Bike Sleman 2026 Jadi Magnet Sport Tourism, Catat Tanggalnya
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah pasien yang menjalani isolasi mandiri di Gedung Isoter Rusunawa Gemawang terus bertambah. Hingga Rabu (20/7/2022) sore, total penghuni gedung Isoter tersebut sebanyak 10 pasien.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman sekaligus Penanggungjawab Gedung Isoter Covid-19 Sleman, Makwan mengatakan pasien baru yang menjalani karantina di gedung Isoter bertambah delapan orang. Mereka berstatus sebagai pelajar (SMA Debritto). "Sore ini isoter Gemawang nambah 8 pasien, dari Debritto," katanya kepada awak media, Rabu (20/7/2022).
Berdasarkan informasi yang beredar, jumlah pelajar di sekolah tersebut yang terpapar Covid-19 berjumlah puluhan siswa. Namun hanya delapan siswa yang memilih Isoter Gemawang untuk menjali karantina. "Setelah penjemputan pasien dari De Britto, Ambulance langsung menjalani proses dekontaminasi," katanya.
BACA JUGA: Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Dimulai September
Makwan menjelaskan, selain pelajar seorang mahasiswa yang indekos di wilayah Pogung, Sinduadi juga menjalani karantina di gedung tersebut. "Pasien baru masuk hari ini. Dia memiliki gejala batuk, pilek setelah menjalani swab PCR hasilnya positif Covid-19," katanya.
Sehari sebelumnya, seorang pasien juga menjalani perawatan di gedung tersebut. Pasien tersebut, lanjut Makwan, merupakan pelaku perjalanan yang berinisiatif memeriksakan diri setelah merasakan demam. "Pasien pelaku perjalanan dari Bali, pekerja freelance. Jadi atas kesadaran sendiri melakukan swab antigen, merasa kurang sehat," katanya.
Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 DIY, terdapat penambahan kasus baru Covid-19 di Sleman sebanyak 27 kasus pada Rabu (20/7/2022). Dengan penambahan kasus baru tersebut per 19 Juli kasus aktif Covid-19 di Sleman sudah mencapai 244 kasus. Sebanyak 45 pasien dirawat di rumah sakit, 10 pasien di Isoter dan 189 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.
Perketat Prokes
Menyikapi peningkatan kasus Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman meminta masyarakat melakukan dua hal agar kasus baru Covid-19 di Sleman tidak terus meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan total kasus aktif tersebut belum termasuk tambahan jumlah kasus dari sekolah De Britto. "Akhir Juli ini memang kasus di Sleman naik tajam semoga sudah mendekati puncak dan segera turun," katanya.
Untuk itu, Dinkes berupaya mempercepat pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) kepada masyarakat. Dinkes, lanjut Cahya, terus berupaya menaikkan capaian vaksinasi dosis ketiga (booster). Dia mengajak warga yang belum divaksin, atau vaksin yang diterima belum lengkap bahkan belum booster untuk segera mendatangi Fasilitas Layanan Kesehatan (Faskes) atau ke sentra-sentra vaksin yang disediakan pemerintah.
"Kami harap, semua warga untuk melakukan booster sebab kita tidak tahu varian apa lagi yang akan masuk ke Sleman. Tetapi kalau sudah dibooster apapun varian yang masuk akan tetap ringan," kata Cahya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Drag Bike Sleman 15 Agustus 2026 di Minggir jadi magnet sport tourism, dorong UMKM dan kampanye stop balap liar.
Galaxy S26 FE dijadwalkan hadir 27 Agustus 2026. Simak bocoran layar, chipset, kamera, RAM, penyimpanan, dan baterainya.
Kenali 15 tanda rambut dan kulit kepala sudah perlu keramas, mulai dari berminyak, lepek, ketombe hingga penumpukan produk.
Harga pangan nasional Jumat 21 Agustus 2026 mencatat cabai rawit merah Rp69.200 per kg dan telur ayam ras Rp29.250 per kg
OTT KPK terhadap Rektor Unsoed menambah daftar pimpinan kampus yang terseret korupsi. Simak deretan kasus rektor yang pernah berhadapan dengan hukum.
Toyota batasi pasokan GR GT 200-250 unit di AS. Strategi cegah spekulan. Harga mulai Rp3,4 miliar, mesin V8 hybrid 641 hp.