Advertisement

Target Capaian Vaksin Booster Kedua bagi Nakes di Bantul Meleset karena Stok Tak Cukup

Ujang Hasanudin
Senin, 15 Agustus 2022 - 11:57 WIB
Budi Cahyana
Target Capaian Vaksin Booster Kedua bagi Nakes di Bantul Meleset karena Stok Tak Cukup Sejumlah warga saat sedang mengakses vaksin booster di kantor Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (8/7/2022) lalu. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul menargetkan semua tenaga kesehatan (nakes) disuntik vaksin Covid-19 dosis keempat atau booster kedua selesai pada 11 Agustus lalu.

Namun sampai pekan ini capaian vaksin booster kedua untuk nakes baru terealisasi 40% dari total sasaran 8.298 orang.

BACA JUGA: Miris! DIY Gudangnya Pembalap tapi Tak Punya Sirkuit Permanen

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Melesetnya target vaksinasi booster kedua bagi nakes karena ketersediaan vaksin kosong, khusunya vaksin Moderna, “Karena kebanyakan nakes itu pakai Moderna. Hanya satu dua orang yang menggunakan vaksin lain. Sementara sampai saat ini stok Moderna kosong,” kata Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Elina Chrisniati, saat dihubungi Senin (15/8/2022).

Elina mengatakan nakes yang harus divaksinasi booster kedua sebenarnya hanya sekitar 7.000-an orang berdasarkan hasil pendataan. Sementara lainnya belum terdata karena mungkin ada yang belum memenuhi syarat untuk disuntik vaksin booster kedua.

Secara umum hingga 13 Agustus 2022, jumlah nakes yang sudah disuntik vaksin booster kedua sebanyak 3.319 orang dari total sasaran atau baru mencapai 40%. Pihaknya sudah mengajukan vaksin Moderna ke Pemerintah Pusat melalui Dinas Kesehatan Pemda DIY, namun ia belum mengetahui kapan vaksin Moderna kembali datang.

“Kalau sudah datang pasti diinformasikan dari provinsi untuk segera diambil dari kabupaten,” ucap Elina.

Elina mengatakan awalnya stok Moderna cukup untuk nakes, namun vaksin Moderna juga digunakan untuk vaksin dosis ketiga atau booster pertama bagi masyarakat umum sehingga jumlahnya tidak mencukupi. Karena itu masyarakat yang harus divaksin Moderna sampai sekarang juga belum bisa.

Secara umum animo masyarakat untuk mengakses vaksin booster pertama cukup tinggi sejak adanya kewajiban vaksin booster pertama bagi pelaku perjalanan dan pengakses layanan publik. Bahkan sentra vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di kantor Dinas Kesehatan Bantul yang tadinya hanya dibuka sekali dalam sepekan menjadi dua kali pada Rabu dan Jumat.

Advertisement

"Sehari bisa mencapai 500 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Pemuda Ini Ungkap Alasannya Buka Wisata di Area Terpencil Gunungkidul

Berdasarkan catatannya capaian vaksin booster pertama sudah 189.280 orang dari total sasaran sebanyak 752.225 orang atau sekitar 25,16%.

Advertisement

Sementara capaian vaksin pertama sebanyak 791.198 orang dari total sasaran 899.352 orang atau 87,97%. Capaian vaksinasi dosis kedua 758.945 orang dari total sasaran 899.352 orang atau sekitar 84,39%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Mau Bentuk Badan Usaha Milik Otorita IKN, Apa Kegunaannya?

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement