PSS Sleman Kebobolan 11 Gol, Pieter Huistra Benahi Pertahanan
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Barang bukti yang diamankan kepolisian dari remaja yang melakukan konvoi pada Minggu (21/8/2022)./Istimewa-Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO — Polisi berhasil mengamankan rombongan remaja yang berkonvoi saat dini hari dengan membawa gir dan besi menyerupai pedang. Para remaja tersebut sempat dikejar warga lantaran melakukan aksi berbahaya, seperti mengendarai sepeda motor secara zig-zag di jalanan.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menjelaskan, pada Minggu (21/8/2022), sekitar pukul 01.30 WIB diketahui ada sekelompok anak yang berkonvoi kendaraan bermotor di Jalan Raya Pengasih-Sentolo tepatnya di dekat Lapangan Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo.
Dalam konvoi tersebut ada tujuh motor berboncengan dan satu motor sendiri tanpa berboncengan. "Mereka mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dengan melakukan gerakan zig-zag dan standar motor digesekkan di jalan," kata Novi, Minggu.
BACA JUGA: Gelar Gropyok Sampah, DLH Kulonprogo: Olahan Sampah Akan Diarak Warga
Setelah dikejar oleh warga, ada tiga anak berhasil diamankan. Dari tiga orang itu, dua di antaranya yang berinsial, ASP dan BSP yang keduanya berusia 15 tahun, dibawa ke Pengasih untuk mencari tahu lokasi basecamp dari rombongan konvoi.
Sementara satu orang lainnya, berinisial DA, 15 dibawa oleh warga ke Malangan, Sentolo untuk diinterogasi.
"Remaja tersebut mengaku bahwa titik kumpul atau basecamp remaja tersebut berada di Tunjungan, Pengasih, Kulonprogo. Atas informasi tersebut kemudian warga melaporkan ke piket Polsek Pengasih dan selanjutnya anggota piket Polsek Pengasih mendatangi tempat kumpul atau basecamp kelompok remaja tersebut. Namun sesampainya di basecamp, beberapa remaja yang sedang berada di sana berlarian," terangnya.
Dari basecamp itu, polisi berhasil mengamankan delapan remaja, masing-masing adalah yakni PS, 19, asal Wates; DA, 15, asal Pengasih; ASP, 15, asal Wates; BSP, 15, asal Wates; AP; 15, asal Pengasih; MRP; 14, asal Pengasih; IFM, 17, asal Pengasih; dan AAF, 14, asal Pengasih. "Mereka semuanya masih berstatus pelajar SMP dan SMA," ucap Iptu Triatmi.
Selain berhasil mengamankan para remaja, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti berupa satu buah besi pipih menyerupai pedang dan satu buah gir yang diikat dengan tali sabuk. Selain itu lima kendaraan bermotor juga diamankan sebagai barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 1 November 2026 didominasi berawan. Kulon Progo udara kabur, suhu berkisar 22–31 derajat Celsius.
Manchester United kalah 2-0 dari Chelsea di Liga Inggris. Kekalahan ini memperpanjang catatan sembilan laga tanpa kemenangan Setan Merah.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.