Advertisement

Usai Sidang Penyuapan Haryadi, JCW Minta KPK Tak Tebang Pilih Korupsi di Jogja

Triyo Handoko
Selasa, 23 Agustus 2022 - 15:17 WIB
Budi Cahyana
Usai Sidang Penyuapan Haryadi, JCW Minta KPK Tak Tebang Pilih Korupsi di Jogja Suasa persidangan dugaan suap oleh terdakwa Oon Nasihono di PN Jogja, Senin (22/8/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTAJogja Corruption Watch (JCW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak tebang pilih menangani korupsi di Jogja.

Permintaan tersebut disampaikan seusai JCW menghadiri persidangan dugaan penyuapan eks bos Summarecon Oon Nasihono kepada mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti, Senin (22/8/2022).

Aktivis JCW Baharudin Kamba menyebut penanganan kasus penyuapan izin Apartemen Royal Kedaton yang sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Jogja menunjukan kinerja KPK yang baik.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Jam Keberangkatan KA Bandara YIA Ditambah Jadi 24 Kali, Ternyata Ini Penyebabnya

“Kami minta kinerja seperti ini juga pada kasus lain, misalnya korupsi Stadion Mandala Krida,” jelasnya, Senin malam.

Kamba menyebut kasus korupsi Stadion Mandala Krida sudah berlarut-larut. “Sekarang kan tahapannya masih penyidikan terus,” ujarnya.

Berlarut-larutnya penyelidikan tersebut oleh KPK, jelas Kamba, bisa menimbulkan prasangka tebang pilih perkara. “Karena dalam kasus suap HS ini saja bisa cepat, meskipun kasus HS ini operasi tangkap tangan [OTT] dan Stadion Mandala Krida bentuknya pengembangan kasus,” terangnya.

Kamba menilai KPK bisa segera memeriksa berbagai pihak dalam kasus korupsi Stadion Mandala Krida.

BACA JUGA: Tak Ada Karyawan dan Bos, Kafe di Bantul ini Dijalankan secara Gotong Royong

Advertisement

“Memang harus sesuai dengan alat bukti yang ada, tapi korupsi itu jarang yang one man show dalam bertindak,” ujarnya.

Kamba meminta KPK untuk tegas dalam menangani kasus korupsi di Jogja. “Enggak baik juga kalau berlarut-larut tidak terpecahkan, jadi harus tegas dalam memeriksa dan menyelidiki,” jelasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 54 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Panggil Zumi Zola Terkait Dugaan Suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi

News
| Selasa, 27 September 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement