Advertisement

Laskar PKB Tolak Kekerasan dan Politik Identitas di DIY

Ujang Hasanudin
Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Laskar PKB Tolak Kekerasan dan Politik Identitas di DIY Forum Komunikasi Laskar PKB saat mendekalrasikan diri DIY damai menuju Pemilu 2024 di Pasar Seni dan Wisata Gabusan, Kapanewon Sewon, Bantul, Rabu (24/8/2022) malam. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan orang yang mengatasnamakan diri dari Forum Komunikasi Laskar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendeklarasikan diri DIY damai menuju pemilu 2024 mendatang demi persatuan bangsa. Deklarasi DIY damai dilakukan di Pasar Seni dan Wisata Gabusan, Jalan Parangtritis Km 9, Kapanewon Sewon, Bantul, Rabu (24/8/2022) malam.

Koordinator Forum Komunikasi laskar PKB, Bowo Susanto mengatakan situasi di wilayah DIY saat akhir-akhir ini menunjukan berbagai tindakan yang tidak beradab, bahkan tindakan-tindakan kekerasan tersebut merenggut nyawa.

Selain itu, maraknya kriminalitas jalanan seperti klithih, Isu SARA, intoleran dan berita-berita hoaks, serta suhu politik cenderung memanas menuju tahun politik 2024 mendatang. “Kondisi ini tentu berpotensi memecah belah bangsa serta mengusik kedamaian di DIY,” kata Bowo seusai membacakan deklarasi DIY Damai menuju pemilu 2024.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Karena itu pihaknya berkomitmen untuk tidak akan terpancing dengan hoaks, provokasi berbau SARA dan golongan, tidak akan menggunakan politik identitas dalam kontestasi politik, bersinergi dengan masyarakat dan penegak hukum untuk menciptakan situasi damai di DIY dan Bantul khususnya, serta menggalang sebanyak-banyaknya dukungan mewujudkan DIY damai untuk Bangsa.

Baca juga: Kesaksian Warga Melihat Penyerangan Berujung Korban Tewas di Sekitar Asrama Papua Jogja

Lebih lanjut Bowo mengatakan semua laskar PKB akan ikut mewujudkan DIY damai dengan berkalaborasi bersama aparat penegak hukum, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di masing-masing wilayah.

Pihaknya mengaku prihatin dengan adanya kasus kekerasan yang akhir-akhir ini terjadi di wilayah DIY. Menurtnya deklarasi tersebut sebagai rangsangan awal dari sejumlah anak muda khususnya yang tergabung dalam laskar PKB untuk membantu menciptakan kedamaian di wilayah DIY.  

Bowo juga meminta para tokoh masyarakat dan tokoh agama tidak melakukan politik identitas dalam mengadapi pemilu 2024 mendatang. “Sebab politik identitas berbahaya dan berpotensi memecah belah bangsa dan mengancam keutuhan NKRI,” katanya. Deklarasi damai ini sebagian besar diikuti anak-anak muda namun juga ada tokoh agama dan tokoh masyarakat. 

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Rabu, 5 Oktober 2022

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement