Advertisement

Bakal Jadi Pusat UMKM, Bangunan Eks Hotel Mutiara 1 di Malioboro Ditambahi Ornamen Batik

Yosef Leon
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 07:47 WIB
Budi Cahyana
Bakal Jadi Pusat UMKM, Bangunan Eks Hotel Mutiara 1 di Malioboro Ditambahi Ornamen Batik Bangunan eks Hotel Mutiara di Jl. Malioboro Kota Jogja. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Bangunan yang dulu menjadi Hotel Mutiara 1 di Malioboro akan dipakai sebagai sentra UMKM dan ruang ekonomi kreatif. Pemda DIY menargetkan konstruksi bangunan tersebut sudah bisa dimulai pada 2023.

Sekurangnya 50 persen gedung akan dirombak, sementara fasad akan tetap dipertahankan karena masuk ke dalam bangunan yang berada di kawasan Sumbu Filosofi. 

BACA JUGA: Rp3,40 Triliun, Ganti Rugi Tol Jogja Solo yang Terbesar di Proyek Strategis Nasional

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Kepala Bidang Layanan Bidang Kewirausahaan, Dinas Koperasi UKM DIY, Wisnu Hermawan, menjelaskan jawatannya telah menyelesaikan tahap DED atau detailed engineering design untuk menyiapkan eks Hotel Mutiara 1 menjadi sentra UMKM premium. Rencananya, bangunan tersebut akan disesuaikan menjadi lebih representatif untuk menampung produk UMKM. 

"DED sudah keluar dan nanti ada penataan untuk kondisi bangunannya. Kamijuga sudah dapat rekomendasi dari tim cagar budaya terkait dengan penyesuaian bangunan karena ini terletak di kawasan Sumbu Filosofi," kata Wisnu, Kamis (25/8/2022). 

Hotel Mutiara 1 yang terletak di sisi utara Jalan Malioboro itu merupakan gedung tiga tingkat dengan luas bangunan sekitar 3.576 meter dan luas tanah 880 meter persegi. Fasad bangunan akan dipertahankan dan dikombinasikan dengan tambahan ornamen batik. Begitu pula area taman. Renovasi bangunan hanya dilakukan di bagian kamar dan restoran hotel untuk menyesuaikan dengan rencana sebagai tempat galeri UMKM. 

"Fasad akan tetap dipertahankan dengan bentuk kerang, itu sudah arahan dari tim cagar budaya. Hanya pada bagian dalam bangunan nanti yang renovasinya agak signifikan agar tidak menyerupai hotel lagi," ungkap dia. 

BACA JUGA: Rute Penerbangan Internasional YIA Ditambah ke Singapura, Malaysia, hingga Turki

Wisnu menambahkan kolom dan fondasi bangunan tidak akan dibongkar total. Pengerjaan fisik hanya mengubah konsep bangunan hotel agar tidak lagi berupa kamar. Pengajuan pendanaan juga telah dilakukan dan rencananya akan dianggarkan dari Dana Keistimewaan (Danais). 

Advertisement

"Kalau angkanya berapa saya lupa. Tapi sudah kami ajukan anggarannya ke pusat. Nanti kalau sudah disetujui mudah-mudahan tahap konstruksi fisik sudah bisa segera dilakukan pada 2023," ujar dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement