Advertisement
Puncak Hari UMKM 2022, Disperinkop UKM Jogja Luncurkan Pasar Jumat Berkah
Peluncuran Pasar Jumat Berkah yang dilakukan simbolis dengan memetik gunungan produk UKM Jogja oleh Pj Wali Kota Sumadi. - Harian Jogja/Triyo Handoko
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperinkop UKM) Jogja meluncurkan Pasar Jumat Berkah di Balai Kota Jogja, Jumat (26/8/2022). Peluncuran tersebut bebarengan dengan puncak Hari UMKM 2022 yang diinisiasi Disperinkop UKM Jogja.
Tujuan program Pasar Jumat Berkah adalah meningkatkan kapasitas UKM Jogja setelah terpukul pandemi. Mengambil tema UMKM Jogja Bangkit Lebih Kuat, program itu diluncurkan langsung oleh Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi.
Advertisement
BACA JUGA: Tinjau Sistem Antrean Online, Dewas BPJS Kesehatan Kunjungi RSUP dr. Sardjito
Dalam sambutannya, Sumadi mengapresiasi UKM di Jogja yang sudah bertahan selama pandemi. “Meskipun terpukul pandemi, UKM Jogja secara nasional jadi salah satu yang terbaik karena mampu menyumbang pertumbuhan positif ekonomi,” ujar dia, Jumat (26/8/2022).
Sumadi berharap Pasar Jumat Berkah yang diadakan secara rutin tiap Jumat di Balai Kota bisa meningkatkan penjualan UKM Jogja. “Tentunya juga nanti ada pembinaan lebih intens lagi untuk meningkatkan kapasitas, terutama untuk menyesuaikan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Pemanfaatan teknologi digital pada UKM Jogja menjadi perhatian Sumadi. “Sekarang harus bisa memanfaatkan itu, karena kalau mau bisa bertahan, bisnis harus menguasai digital,” katanya.
Kepala Disperinkop UKM Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo mengatakan jawatannya telah menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan kapasitas UKM Jogja. “Apalagi ini sudah mulai memasuki masa normal setelah pandemi, salah satu program tersebut Pasar Jumat Berkah,” ujarnya, Jumat (26/8/2022).
Karyadi menyebut selain Pasar Berkah Jumat, dukungan yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas UKM Jogja adalah fasilitasi sertifikasi halal produk UKM. “Kami sudah kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa membantu sertifikasi halal produk UKM dengan biaya gratis,” jelasnya.
BACA JUGA: Capaian Booster Harian Sleman Tertinggi di DIY, Ini Penyebabnya..
Fasilitasi sertifikasi halal tersebut, jelas Karyadi, dimaksudkan untuk menjaga kualitas produk UKM Jogja. “Jadi diharapkan semua UKM di Jogja bisa mengikutinya,” ujarnya.
Karyadi juga berharap UKM bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi di masa normalisasi pasca-pandemi ini. Pasar Jumat Berkah perdana setidaknya diikuti 18 UKM dengan berbagai produk dari kuliner hingga pakaian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Tolak Usulan Damai AS, Konflik Timur Tengah Kembali Memanas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement








