Cahya Supriadi Perkuat Timnas Indonesia, PSIM Jogja Dukung Penuh
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY meminta kepada pimpinan organisasi suporter agar memaksimalkan sosialisasi perdamaian demi mencegah terjadi kekerasan.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menegaskan Pemda DIY menaruh perhatian besar terkait peristiwa meninggalnya salah satu suporter PSS Sleman seusai menonton pertandingan. Karena peristiwa serupa bukan pertama kalinya terjadi, melainkan justru berulang. "Tentu ini menjadi perhatian kami, karena ini bukan pertama kali," katanya di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Senin (29/8/2022).
Aji menambahkan berkaitan dengan suporter tentunya ada yang mengorganisasi. Oleh karena itu ia meminta kepada pimpinan suporter untuk secara maksimal melakukan sosialisasi kepada anggotanya agar menyerukan perdamaian untuk mencegah terjadinya kekerasan
"Saya kira teman jadi pimpinan organisasi bisa ikut menyosialisasikan kepada anggota agar tidak melakukan tindakan kekerasan saat sebelum maupun sesudah permainan. Ini efektif dilakukan mereka sendiri," katanya.
BACA JUGA: Ferdy Sambo Bakal Kenakan Baju Tahanan Saat Rekonstruksi Kasus Brigadir J
Selain itu Pemda DIY meminta kepada panitia penyelenggara agar bisa mengantisipasi terutama ketika mendudukkan dua kelompok suporter yang berbeda pendapat atau dukungan. "Tentu pelaksanaan penyelenggaraan pertandingan tentu agar pengaturan tempat duduk penonton dibuat sedemikian rupa. Supaya tidak ada kontak langsung antar suporter yang selama ini berbeda pendapat," ujarnya.
Ia mengatakan masing-masing penonton pada saat berangkat maupun sedang di lokasi atau pulang harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kelompok yang memang tujuannya bikin kerusuhan. Jangan sampai orang niatnya menonton baik-baik tetapi justru menjadi korban dari kelompok penonton yang niatnya bukan hanya nonton tetapi bikin masalah.
"Ini harus jadi perhatian. Tentu petugas keamanan tidak bisa mengawal semua penonton sampai rumah. Petugas akan lebih banyak konsentrasi di tempat pertandingan," katanya.
Terkait kesiapan Pemda kemungkinan memfasilitasi pertemuan untuk perdamaian, Aji menegaskan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam beberapa kesempatan pun siap memfasilitasi.
"Ngarso Dalem selalu ngendikan kalau memang belum bisa diselesaikan di tingkat bawah, beliau bisa siap untuk melakukan pertemuan sosialisasi mendamaikan dari pihak bertikai," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi resmi dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 usai menerima surat dari PSSI.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.
Harga emas Antam hari ini, Minggu 26 Juli 2026, masih stagnan. Emas 1 gram bertahan Rp2.612.000, sementara buyback tetap Rp2.352.000.
Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mundur setelah protes nasional akibat skandal kebocoran soal NEET yang mengguncang jutaan siswa.