Satpam Ditemukan Meninggal di Pos Jaga Perumahan Kasihan Bantul
Seorang satpam ditemukan meninggal di pos jaga perumahan di Kasihan, Bantul. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Ilustrasi kemacetan lalu lintas di Malioboro./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA — Sedikitnya 32 dari 58 simpang jalan yang ada di Kota Jogja telah dilengkapi dengan fasilitas Area Traffic Control System (ATCS) untuk pengendalian arus lalu lintas secara responsif.
Pada tahun ini dua simpang di kawasan Bausasran dan Pingit juga akan dilengkapi dengan fasilitas itu guna mengefektifkan pengaturan arus.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, GM Yulianto mengatakan keberadaan ATCS sangat membantu petugas dalam mengatur arus dan manajemen lalu lintas.
BACA JUGA: Sleman Tuan Rumah Porda: Sukses Acara, Sukses Prestasi, dan Sukses Bangkitkan Ekonomi
Lewat fasilitas ini, petugas tidak lagi perlu mengatur arus secara langsung ke lapangan. Pengendalian hanya dilakukan terpusat di sebuah ruangan yang tersambung langsung dengan lampu APILL.
"Dengan ATCS, kami bisa melakukan pengaturan baik itu durasi lampu, atau arus lalu lintas lainnya melalui ruangan kita, ini sangat membantu kami terutama karena kami menyadari bahwa dari kuantitas SDM kami memang belum cukup sehingga lewat ATCS ini sangat efektif dan membantu sekali," kata Yulianto, Kamis (1/9/2022).
Ruangan pengendalian ATCS dipantau oleh enam orang petugas yang bergantian dari pagi sampai malam hari. Saat melihat suatu simpang terdapat kepadatan kendaraan, petugas bisa melakukan pengaturan dengan misalnya menambah durasi lampu hijau sampai kondisi antrean kendaraan terurai. Pengaturan lampu Apill juga dibuat berbeda ketika pagi, siang dan malam hari.
"Bisa diatur manual maupun dengan sistem, jadi kalau sistem normalnya setiap hari begitu. Tetapi kalau ada situasi yang mendesak maka perlu diatur manual, durasinya sangat situasional dan berbeda," katanya.
Salah satu simpang yang telah terpasang fasilitas ATCS yakni berada di kawasan Titik Nol Kilometer. Area ini memang kerap padat karena menjadi jalur utama pengendara saat melintas di tengah kota.
Selain itu, kawasan Titik Nol KM juga kerap digunakan warga untuk menyampaikan aspirasi dan bakal berdampak pada kondisi persimpangan lain yang ada di sekitarnya. "Ketika dipakai demo di tengah kan ada imbas dengan simpang yang lain misal Gondomanan, Ngabean atau yang lain. Maka ketika seperti itu harus dilaksanakan pengaturan lewat ATCS," ujar dia.
Adapun pengadaan satu unit ATCS untuk sebuah persimpangan memakan biaya sebesar Rp400 juta. "Memang cukup besar tetapi kami kadang menyiasati kalau tidak terlalu mendesak ada alat yang tidak diikutsertakan fasilitasnya," ucap Yulianto.
BACA JUGA: Ratusan UMKM di Slemam Meriahkan Porda, Perputaran Uang Minimal Rp500 Juta
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya menyampaikan, ditargetkan tiga tahun anggaran ke depan 58 simpang jalan yang ada di Jogja sudah dilengkapi dengan fasilitas ATCS. Menurutnya, ke depan efektivitas pengaturan lalu lintas bisa diharapkan terwujud dengan penambahan ATCS.
"Kami melihat bahwa potensi efektivitas pengelolaan lalu lintas di Jogja lewat metode ATCS ini efektif. Sehingga kami sangat berharap dari proses penyempurnaan akan trus kita dorong karena sampai saat ini memang ada beberapa simpang yang belum, jadi komitmen kami bagaimana semakin banyak simpang yang dilengkapi," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang satpam ditemukan meninggal di pos jaga perumahan di Kasihan, Bantul. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Prabowo dan Narendra Modi meluncurkan kolaborasi Indonesia-India untuk konservasi Candi Prambanan, termasuk revitalisasi candi perwara.
Penumpang andong Malioboro naik saat libur sekolah 2026, namun belum menyamai tahun lalu akibat daya beli masyarakat yang masih melemah.
Kejagung menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola pertambangan PT PMM terkait manipulasi kandungan logam tanah jarang.
Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi meninjau Candi Prambanan, melihat konservasi candi, dan menyapa umat Hindu.
Suporter Mesir memprotes keputusan wasit dan VAR usai kalah 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.