Api Tungku Bakar Rumah Warga di Gunungkidul, Kerugian Puluhan Juta
Kebakaran melanda rumah milik Poniran di Padukuhan Banyumeneng II RT 05/RW 02, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang,
Pengendara melintas di kawasan Alun-Alun Selatan Jogja dengan latar belakang pohon beringin, Selasa (13/9/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sumbu Filosofi Jogja yang membentang dari kawasan Tugu Golong-Gilig, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sampai Panggung Krapyak memuat sejumlah atribut penting yang memuat makna dan nilai pendukung. Salah satu penanda itu adalah pohon beringin yang telah ada sejak Kraton Jogja berdiri.
Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Widya Budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KRT Rintaiswara menjelaskan pohon beringin di Kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat punya sejarah yang panjang sejak era kepemimpinan Sultan Hamengku Buwono I. Cukup banyak ritual yang dilakukan di pohon beringin yang juga dianggap pusaka itu.
"Ada banyak makna yang tersurat dan tersirat pada keberadaan pohon beringin di Kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kehadirannya jadi makna penting kawasan Sumbu Filosofi," kata KRT Rintaiswara, Selasa (13/9/2022).
Dia menyebut Kraton Jogja juga memberikan nama dan makna khusus pada pohon beringin tersebut. Dua pohon beringin yang berada di Alun-Alun Utara disebut sebagai Kyai Dewandaru atau Dewatadaru dan Kyai Janandaru atau Wijayandaru. Kyai Dewandari tumbuh di bagian barat, sedangkan Kyai Janandari tumbuh di sebelah timur.
"Itu disebut juga sebagai ringin kurung. Yang Dewatadaru bibitnya dari Majapahit, bermakna ketuhanan. Sedangkan Wijayandaru bibitnya dari Padjajaran, dengan makna kemanusiaan. Jadi secara umum berarti Manunggaling Kawula Gusti," ucapnya.
Nama pada dua pohon beringin itu berubah karena berbagai hal. Pohon beringin yang berada di sisi barat Alun-alun Utara awalnya dinamai Kyai Dewandaru, kemudian menjadi Dewatadaru. Sementara pohon yang sebelah timur awalnya dinamai Kyai Janandaru, lantaran terbakar bibitnya diganti dan dinamai Wijayandaru.
"Itu dianggap pusaka dan setiap Sura dibenahi. Cabangnya diperbaiki setiap bulan Sura bersamaan dengan siraman pusaka di dalam Kraton," ujarnya.
Sementara, di bagian utara Kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga terdapat pohon beringin lain yang dinamai Wok dan Jenggot, dan pada sisi selatan dinamai Agung dan Binatur. Pohon beringin itu dimaknai sebagai pengayom, persatuan, kekuataan, kewibawaan dan keabadian.
Di halaman Magangan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga bediri pohon beringin yang disebut dengan Kyai Sri Makutharaja. Kemudian dua beringin di Alun-alun Selatan dinamai Kyai Supiturang. "Sekeliling Alun-Alun juga ada pohon beringin jumlahnya 62 batang. Maknanya sebagai penanda usia Nabi Muhammad SAW berdasarkan penanggalan Jawa," imbuhnya.
Menurut KRT Rintaiswara, pohon beringin di Alun-alun Selatan sejak dulunya kerap dijadikan lokasi ritual persemayaman raja. Jenazah yang akan dimakamkan di Permakaman Raja-Raja di Imogiri dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat akan lewat di antara kedua pohon beringin itu sebelum disemayamkan.
BACA JUGA: Tol Jogja-Solo Seksi Kartasura-Purwomartani Selesai Agustus 2023
"Itu sudah tradisi, jenazah raja akan melewati tengah-tengah pohon beringin yang ada di alun-alun selatan sampai ke Plengkung Nirbaya," ungkapnya.
Area ini juga kerap dijadikan tempat favorit bagi wisatawan yang bepelesir di Jogja. Pada malam hari banyak pengunjung di Alun-Alun Selatan yang mencoba tantangan melewati kedua sisi pohon beringin dengan mata tertutup. Jika lolos melewati bagian tengah dengan lancar, mereka percaya keinginan dan cita-cita bakal terkabul.
"Tapi kembali pada kepercayaan masing-masing. Mangga mawon. Biasanya jarang ada yang berhasil. Banyak dari orang luar Jogja yang mencoba ke sana," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda rumah milik Poniran di Padukuhan Banyumeneng II RT 05/RW 02, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang,
Iran mengecam serangan AS ke fasilitas radar di Sirik dan Pulau Qeshm. Teheran menilai tindakan itu melanggar gencatan senjata dan mengancam stabilitas kawasan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 7 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan. Stok beras nasional mencapai 5,3 juta ton dan dinilai aman untuk menjaga harga beras.
Anggota Polres Tuban berinisial TS meminta maaf atas video viral yang melibatkan dirinya. Korban menerima permintaan maaf dan memilih jalur damai.
Seorang bidan RSUD Besuki ditemukan meninggal di drainase Pantura Situbondo. Polisi menyelidiki dugaan pembunuhan dan melakukan olah TKP.