Advertisement

Kunjungan Wisata ke Bantul Menurun, Ini Sebabnya

Ujang Hasanudin
Selasa, 13 September 2022 - 16:47 WIB
Budi Cahyana
Kunjungan Wisata ke Bantul Menurun, Ini Sebabnya Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul menurun pada pekan lalu dibanding pekan sebelumnya. Dinas Pariwisata menyebut penurunan karena belum ada libur sekolah.

Padahal, akhir pekan lalu ada atraksi wisata berupa Syimphony Gumuk Pasir, tetapi kegiatan itu tidak mampu mendongkrak kunjungan wisatawan.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi mencatat kunjungan wisatawan pada akhir pekan lalu atau 9-11 September 2022 sebanyak 24.726 orang dengan perolehan pendapatan sebesar Rp240,3 juta. “Kunjungan ini menurun 25,7 persen dibanding akhir pekan sebelumnya,” kata Markus, saat dihubungi melalui ponsel, Selasa (13/9/2022).

Padahal akhir pekan sebelumnya atau pada 2-4 September 2022, kunjungan wisatawan mencapai 33.312 orang dengan pendapatan mencapai Rp323,7 juta. Tidak hanya data akhir pekan yang menurun, data kunjungan selama sepekan juga menurun.

Data wisatawan selama sepekan pada 5-11 September 2022 sebanyak 34.005 orang wisatawan dengan pendapatan Rp330.5 juta. Turun 22% dibandingkan dengan jumlah wisatawan selama sepekan pada pekan sebelumnya yang mencapai 42.974 orang wisatawan pada 29 Agustus-4 September 2022 dengan pendapatan Rp417,5 juta.

Markus tidak mengetahui pasti penyebab penurunan jumlah wisatawan ini. Namun, dia menduga tren ini karena tidak ada libur sekolah. “Penurunan diperkirakan karena sekolah di beberapa daerah sedang melaksanakan ujian tengah semester dan kondisi cuaca yang tidak mendukung salah satunya hujan,” kata Markus.

Dia mengatakan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) belum terasa di sektor pariwisata. 

“Biro perjalanan wisata tidak bisa menaikkan harga paket meski BBM naik karena biasanya mereka sudah kontrak jauh hari sebelum BBM naik. Yang mengeluh adalah wisatawan yang menggunakan pesawat karena tiket menjadi mahal. itu informasi dari BPW,” katanya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul Yuli Hernadi menambahkan penurunan jumlah wisatawan pekan ini disebabkan masa ujian sekolah di hampir semua sekolah di Indonesia. Menurutnya, objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Bantul selama ini Pantai Parangtritis. Pengunjungnya sebagian besar adalah rombongan anak sekolah.

BACA JUGA: Resmi Tunjuk Manajemen Baru, Sultan Tegaskan Malioboro Mall Tidak Ditutup

Advertisement

“Ini baru masa ujian tengah smester, jadi hampir semua sekolah tidak mengadakan kegiatan termasuk piknik,” katanya.

Di sisi lain, ia juga heran karena Dinas Pariwi sata Bantul sudah menggelar beberapa event salah satunya Symphony Gumuk Pasir tetapi tidak mampu mendongkrak kunjungan wisatawan pekan lalu.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Buntut Kasus Leslar, KPI: Blacklist Pelaku KDRT dari Semua Program Siaran

News
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 02:17 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement