Dana Terbatas, Perbaikan Jalan Kawasan Industri Semin Tahun Ini Hanya 230 Meter
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Ilustrasi./SOLOPOS-Ratna Puspita Dewi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pasca regrouping Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Tepus, para siswa yang harus pindah ke sekolah baru disediakan angkutan antar jemput gratis. Fasilitas ini diberikan untuk memberikan kemudahan siswa untuk bersekolah.
Kepala SD Negeri Sumberwungu 2 di Dusun Klayu, Sumberwungu, Tepus, Kamto, mengatakan SDN Tepus 2 sudah tidak ada karena sudah dihapus. Siswa yang ada harus pindah dan bergabung ke sekolah lain.
“Sekolah kami dapat tambahan 21 murid dari SDN Tepus 2,” kata Kamto kepada wartawan, Senin (12/9/2022).
Dia tidak menampik, proses perpindahan ada sedikit masalah karena wali murid keberatan dengan jarak ke sekolah yang baru. Menurut Kamto, jarak sekolah lama dengan SDN Sumberwungu 2 sekitar 2,5 kilometer.
Permasalahan akses ke sekolah ini disiasati dengan menyediakan angkutan gratis untuk para siswa bekas SDN Tepus 2. “Ada mobil dinas Toyota Kijang. Mulai hari ini [Senin 12/9/2022] digunakan antar jemput,” ujarnya.
Meski demikian, Kamto mengakui pengangkutan dilakukan dua kali dengan titik angkut di Dusun Blekonang. “Berhubung tidak ada petugas khusus. Maka, para guru bergantian menjemput para siswa ini,” katanya.
Sebelum masuk sekolah, sudah ada upaya mengumpulkan orang tua siswa pindahan dari SDN Tepus 2. Harapannya agar para siswa bisa berbaur dengan 39 siswa lainnya. “Mudah-mudahan dengan fasilitas antar jemput ini, para siswa dapat betah bersekolah di tempat kami,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, mengatakan dinasnya sengaja menyediakan fasilitas angkutan gratis untuk para siswa dari SD N Tepus 2 ke SDN Sumberwungu 2. Selain untuk mempermudah akses, juga untuk pengawasan para siswa.
“Mobil dinas sudah kami serahkan dan mulai dioperasikan untuk antar jemput,” katanya.
Disinggung mengenai pembangunan sekolah baru, Nunuk mengatakan, jika ke depan persyaratan memungkinkan SDN Tepus 2 dibangun kembali. “Saat ini yang terpenting anak-anak dapat terpenuhi fasilitas untuk bersekolah dengan layak,” katanya.
Proses penggabungan SDN Tepus 2 sudah diwacanakan sejak lama. Puncaknya di 2021 lalu, bersamaan dengan pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang mengharuskan gedung sekolah terbongkar karena terdampak proyek.
Dinas Pendidikan Gunungkidul tidak membangunkan gedung pengganti karena lebih memilih menggabungkan dengan sekolah lainnya. Meski sudah direncanakan sejak 11 Juli 2022, tapi pelaksanaan baru efektif mulai 1 September lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
Singapura menyebut pengurangan ekspor gas Indonesia kurang dari 2% kebutuhan harian dan menyiapkan pasokan LNG serta cadangan bahan bakar.
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.