Advertisement

Penyaluran Bansos BBM di Sleman Hampir Rampung

M138
Selasa, 20 September 2022 - 20:47 WIB
Bhekti Suryani
Penyaluran Bansos BBM di Sleman Hampir Rampung Ilustrasi bantuan

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN– Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) atau BLT BBM sudah mendekati rampung. Dari total jumlah yang disalurkan, per 19 September, BLT BBM yang tersalur sudah mencapai 97,59 persen.

Hal Itu diungkapkan Kasi Pemberdayaan Sosial Dinsos Sleman, Fery Istanto, di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman pada Selasa, (20/9/2022)

“Per kemarin sore 19 september Sudah tersalur 97,59 persen,” ucap Fery sambil membuka data yang ada di Hp nya. Total bansos BBM yang tersalurkan ke penerima sudah rampung mencapai 84,492 dari total 86,578 orang.

Fery menambahkan dari total angka penerima bansos yang sudah melalui koordinasi awal dengan PT Possebebelumnya adalah 87.000-an. Namun nama yang muncul 86.578.

BACA JUGA: Gerindra Klaim Ada yang Mencoba Menjegal Prabowo Jadi Capres

Meskipun begitu, menurut Fery saat ini Dinsos Sleman telah menerima data susulan sebanyak 719 dan 3.603 penerima.

“Untuk yang 719 itu sekaligus sembako, kalau yang 3.603 itu hanya buat bansos BBM,” ucap Fery. Jumlah 719 tersebut nantinya akan mendapatkan bantuan sebesar Rp500.000 dan menerima sembako. Sedangngkan untuk data yang 3.603 orang akan mendapatkan bantuan senilai Rp300.000.

“banyak orang mengeluh kok yang lain dapat Rp300.000, yang lain kok Rp500.000,” ungkap Fery saat mendengar keluhan dari banyak orang.

Menurutnya, masyarakat harus bisa membedakan antara bansos sembako dan bansos BBM saja. Dirinya mengatakan kemungkinan data tambahan penerima tersebut, Bansos BBM tersalurkan minggu ini.

“Saat ini masih proses cetak undangan, Kemungkinan minggu sudahi mulai disalurkan,” ucap Fery.

Advertisement

Bansos yang sudah diterima oleh masyarakat kata dia, harus dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan tepat sasaran. Kebutuhan primer harus diutamakan untuk menunjang kehidupan masyarakat.

“Sesuai juknis [petunjuk teknis] ya digunakan untuk keperluan pokok, kalau orang desa bercandanya nyumbang itu juga kebutuhan pokok, kalo orang jualan online pulsa itu ya pokok, tapi harapan kita untuk kebutuhan pokok yang primer lah,” ujar Fery.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi, Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement