Advertisement
BPK Periksa Pengelolaan Danais di Pemkot Jogja
Ilustrasi dana. - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan DIY memeriksa secara terperinci pengelolaan dana keistimewaan (Danais) di jajaran Pemkot Jogja. Pemeriksaan ini merupakan bagian ketiga dari empat tahap pemeriksaan dan akan berlangsung selama 42 hari ke depan.
Pengendali Teknis Tim Pemeriksa BPK RI perwakilan DIY Krisnanto Adi Nugroho mengatakan, pemeriksaan pendahuluan terhadap pengelolaan Danais telah dilakukan pada 29 Agustus sampai 27 September lalu. Kemudian akan berlanjut 10 Oktober hingga 25 November 2022 mendatang.
Advertisement
"Pemeriksaan terinci ini bertujuan untuk menilai efektivitas upaya pencapaian tujuan pengaturan keistimewaan melalui desain perencanaan, pengelolaan, dan implementasi kegiatan yang dibiayai Danais sejak Tahun Anggaran 2018 sampai dengan 2022," katanya Senin (10/10/2022).
BACA JUGA: Ini Temuan KontraS di Kanjuruhan, Kekerasan Sistematis hingga Minimnya Bantuan untuk Suporter
Pihaknya akan melihat sejauh mana proses perencanaan dan penganggaran kegiatan yang dibiayai Danais telah dilakukan secara memadai, transparan, dan akuntabel oleh jajaran Pemkot Jogja. Kemudian terkait penguatan kebijakan dan regulasi, ketercapaian tujuan dan target, hingga optimalisasi pemanfaatan output kegiatan.
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya meminta agar setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kooperatif dengan proses yang akan dilaksanakan oleh BPK DIY. Ia juga meminta agar instansi setempat menyiapkan setiap kebutuhan pemeriksaan dengan lengkap dan rinci.
"Hal ini tentu jadi bimbingan dan nantinya akan menyusun rekomendasi dari hasil pemeriksaan, yang bisa menjadi bahan evaluasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadi Tersangka Penipuan, Dirut Dana Syariah Indonesia Minta Maaf
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Penganiayaan Anak di Sumbergiri Ponjong Berujung Laporan Balik
- Atap Pengganti Tiba, Perbaikan Pasar Induk Godean Sleman Segera
- 14.597 PBI JK APBN di Kulonprogo Dinonaktifkan, Jalur APBD Jadi Solusi
- Padat Karya Sleman 2026 Anggarkan Rp19,1 Miliar, Serap 5.024 Pekerja
- Mobil Listrik Perdana Karya Siswa SMKN 2 Wonosari Tampil di Smakadano
Advertisement
Advertisement



