UGM Minta Rencana Kuliah Gratis Diprioritaskan untuk Warga Kurang Mampu
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Ilustrasi jalan tol/JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tol Jogja YIA yang akan dibangun tahun depan diminta tidak menabrak makam yang dihormati warga di Kulonprogo.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan dalam sosialisasi proyek tol kepada lurah dan panewu, banyak lurah yang mengusulkan agar Tol Jogja YIA tidak melewatu makam yang dihormati warga. “Ada beberapa makam yang terlewati,” kata dia, Senin (17/10/2022).
Trase Tol Jogja Solo juga tidak boleh melanggar sumber mata air dan menabrak cagar budaya.
Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kulonprogo Bambang Tri Budi Harsono meminta para lurah dan panewu bekerja sama agar setiap tahapan pembangunan jalan tol berjalan lancar.
BACA JUGA: Dibangun Tahun Depan, Ini Spesifikasi Tol Jogja Bandara YIA
Dia berharap semua jalan, irigasi, dan situs cagar budaya yang ada tetap berfungsi meski Tol Jogja YIA dibangun. “Aktivitas sosial masyarakat yang selama ini berjalan jangan sampai nanti terputus dikarenakan pembangunan jalan tol,” ujar dia.
Bambang juga berharap proyek pembangunan tol ini tidak dikomplain warga masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.