Pilur Gunungkidul 26 September, Surat Suara Mulai Masuk Tahap Pencetakan
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sedikitnya 17.774 keluarga di Gunungkidul mendapatkan bantuan Set Top Box (STB) untuk menerima siaran TV digital. Hingga sekarang penyaluran sudah dilakuan untuk 10.700 keluarga penerima manfaat.
Kepala Bidang Informasi dan Komuikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengatakan, sudah ada data penerima bantuan STB secara gratis.
Adapun sekarang dalam proses pemasangan oleh rekanan yang telah ditunjuk. “Informasinya siaran analog selesai pada November, makanya pemasangan STB terus dilakukan,” kata Asar, Selasa (25/10/2022).
Menurut dia, ada 17.774 keluarga yang mendapatkan bantuan STB. Meski demikian, belum semuaya terpasang karena baru menyasar sebanyak 10.700 keluarga. “Capaian sudah lebih dari 60 persen dari target yang terpasang,” katanya.
BACA JUGA: Rentang Waktu 4 Bulan, Bupati Gunungkidul Pecat 4 PNS
Meski demikian, Asar mengakui proses pemasangan ada kendala. Pasalnya, ada sekitar 200 keluarga penerima bantuan belum bisa menangkap siaran digital. “Sistemnya masih ditolak. Untuk prosesnya kami serahkan ke vendor, karena kami hanya mengawasi pelaksanaan di lapangan,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Wahyu Nugroho berharap bantuan pemasangan STB ke rumah-rumah warga bisa berjalan lancar sehingga selesai tepat waktu. “Ini masih proses, mudah-mudahan tidak ada kendala dalam pemasangannya,” kata Wahyu.
Meski masih dalam proses, dia menggarisbawahi tidak semua warga Gunungkidul menerima bantuan. Pasalnya, ada persyaratan calon penerima sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat.
Wahyu mencontohkan, calon penerima merupakan keluarga kurang mampu yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain itu, harus memiliki televisi serta mampu menangkap siaran digital.
“Jadi tidak semua dapat karena sebelum penyaluran, kami juga sudah mendata calon penerima yang diajukan ke Pemerintah Pusat,” katanya.
Salah seorang warga Putat di Kapanewon Patuk, Gunawan mengatakan, selama ini menggunakan parabola untuk menangkap siaran TV. Pasalnya, penggunaan antena biasa tidak bisa karena rumahnya dengan stasiun pemancar di Kalurahan Ngoro-oro terhalang perbukitan.
“Jadi kalau hanya dengan antena biasa hanya bisa menangkap dua siaran TV dan gambarnya juga tidak jernih. Makanya saya nontonya pakai parabola,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat suara Pilur Gunungkidul mulai masuk tahap pencetakan setelah 91 calon lurah ditetapkan di 31 kalurahan dengan 120.887 pemilih.
Kawasan industri Gunungkidul diperluas menjadi sekitar 1.500 hektare untuk menarik investasi dan perusahaan besar serta menyerap tenaga kerja.
Kontes nasional kambing Kaligesing di Kulon Progo diikuti 300 peserta. Ternak unggul disebut bernilai hingga ratusan juta rupiah.
Kecelakaan Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang akan diinvestigasi KNKT. Sebanyak 113 orang telah dievakuasi dan 130 masih dicari.
Jusuf Kalla mendorong kampus meningkatkan kualitas lulusan karena setiap tahun sekitar satu juta sarjana menghadapi lapangan kerja terbatas.
PSIM kalah 0-1 dari Persebaya. Van Gastel menjelaskan alasan baru melakukan empat pergantian pemain pada menit ke-85.