Advertisement

Disidang, Mantan Direktur RSUD Wonosari Dituntut 1,5 Tahun Penjara

David Kurniawan
Kamis, 03 November 2022 - 17:37 WIB
Arief Junianto
Disidang, Mantan Direktur RSUD Wonosari Dituntut 1,5 Tahun Penjara RSUD Wonosari, Gunungkidul - JIBI/Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses sidang pembuktian kasus dugaan korupsi di RSUD Wonosari masih terus berlanjut. Terdakwa mantan Direktur RSUD Wonosari Isti Indiyani dituntut bersalah dengan ancaman 1,5 tahun penjara dan denda 50 juta subsider kurungan selama enam bulan.

Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Gunungkidul Sendhy Pradana Putra mengatakan, pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum dalam perkara dugaan korupsi di RSUD Wonosari sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Terdakwa Isti Indiyani dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi. “Masih proses dan sekarang sudah memasuki tahapan pembacaan pledoi,” kata Sendhy kepada wartawan, Kamis (3/11/2022).

Dia menjelaskan, dalam kasus ini terdakwa dituntut penjara selama 1,5 tahun dan denda Rp50 juta subsider kurungan enam bulan. Shendy mengakui ada beberapa hal yang membuat tuntutan tersebut dilayangkan.

Salah satu yang meringankan, Isti telah mengembalikan uang kerugian sebesar Rp240 juta. Adapun sebesar Rp230 juta dikembalikan oleh saksi AS.

BACA JUGA: Gunungkidul Siapkan 40 Ton Bahan Pangan untuk Operasi Pasar

Selain itu, oleh JPU, terdakwa dinilai selalu sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum. “Tetapi ada juga yang memberatkan. Terdakwa telah menyalahi wewenang dengan melakukan tindakan korupsi, yang berlawanan dengan upaya pemberantasan dilakukan oleh pemerintah,” katanya.

Dia berharap kasus ini segera tuntas sehingga ada kepastian hukum terkait dengan permasalahan yang ada. “Tentunya sesuai dengan proses hukum yang ada,” katanya.

Advertisement

Disinggung mengenai berkas dari tersangka lain, Shendy mengatakan, masih menunggu limpahan berkas dari penyidik Polda DIY. “Ya masih ditunggu. Namun, yang jelas, yang sudah disidangkan baru tersangka mantan direktur RSUD Wonosari,” katanya.

Kasus ini mencuat karena adanya dugaan korupsi pengelolaan uang pengembalian jasa dokter laboratorium mulai 2009-2012 yang dilakukan di 2015 lalu. Tim penyidik dari Polda DIY menemukan dugaan penyelewengan dengan menetapkan dua tersangka.

Selain mantan Direktur RSUD Wonosari Isti Indiyani, juga menetapkan AS, yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Medik dan Nonmedik, masih ditangani oleh penyidik dari Polda DIY hingga sekarang.

Advertisement

Hasil dari penyidikan ini ada dugaan kerugian Negara sebesar Rp470 juta. Berdasarkan perkembangan perkara, terdakwa Isti juga telah mengembalikan uang sesuai dengan nilai kerugian yang ada.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkes Buka Lowongan 88.370 PPPK Tenaga Kesehatan

News
| Minggu, 27 November 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement