AS Cabut Visa Dubes Brasil, Sengketa Diplomatik dengan Braslia Memana
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL -- Pemerintah Kabupaten Bantul, tidak merekomendasikan berdirinya bangunan-bangunan di tebing kawasan Bukit Bintang atau tepi Jalan Jogja-Wonosari wilayah Kecamatan Piyungan karena rawan terjadi longsor.
BACA JUGA : Rekomendasi BPBD DIY Soal Kawasan Bukit Bintang
"Sesungguhnya kabupaten tidak pernah memberikan rekomendasi adanya bangunan-bangunan di tebing Bukit Bintang," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menanggapi banyaknya bangunan di kawasan Bukit Bintang Bantul, Jumat (4/11/2022).
Menurut dia, apalagi setelah kejadian tebing longsor di Jalan Jogja-Wonosari wilayah Kecamatan Piyungan pada Sabtu (29/10) hingga mengikis badan jalan utama itu perlu ada kajian keamanan terhadap bangunan-bangunan yang ada di tebing ruas jalur tersebut.
"Karena itu diperlukan kajian yang memadai kira-kira tebing-tebing itu aman tidak, rawan tidak terjadi longsor, apalagi sudah ada bangunan-bangunan," katanya.
Bupati juga mengatakan, termasuk struktur bangunan warung-warung yang ada di tebing kawasan Bukit Bintang itu perlu dikaji apakah sudah memadai dari sisi keamanan dan konstruksinya.
"Itu juga selalu kita pertanyakan, karena selama ini bangunan-bangunan itu berdiri dengan sendirinya dan tidak melalui perizinan, bisa dikatakan bangunan yang belum berizin," katanya.
Sementara itu, terkait penanganan longsor di tebing Jalan Jogja-Wonosari, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemda DIY dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar segera dilakukan penambalan supaya tidak terjadi longsor lagi.
"Perlu dilakukan penambalan atau pengisian kembali lubang longsor lalu dibuat tebing, karena itu daerah rawan longsor, kalau tidak ada tebingnya suatu saat bisa longsor lagi. Dan titik rawan longsor di Bantul cukup banyak, baik yang berada di jalan provinsi maupun pusat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AS mencabut visa Dubes Brasil setelah Brasília menunda persetujuan calon dubes AS dan menolak visa dua pejabat senior Washington.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Agustus 2026 lengkap, mulai SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga Saturday Night Service beserta syaratnya.
SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 melayani perpanjangan SIM serta pembayaran PKB tahunan. Cek jadwal dan syaratnya.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di MPP, Sleman City Hall, SIMMADE, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta layanan Satpas.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg