Advertisement

Bukit Bintang Masuk Kawasan Rawan Tanah Longsor, Ini Rekomendasi BPBD DIY

Sunartono
Rabu, 02 November 2022 - 19:07 WIB
Arief Junianto
Bukit Bintang Masuk Kawasan Rawan Tanah Longsor, Ini Rekomendasi BPBD DIY Pekerja memperbaiki badan jalan yang longsor di Jalan Wonosari, di Dusun Plesetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (1/11/2022). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi .

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyarankan pentingnya asesmen pada destinasi wisata yang rawan bencana untuk memastikan kawasan itu aman dan telah dimitigasi.

BPBD DIY memberikan rekomendasi tersebut pada penanganan Bukit Bintang yang terjadi longsor hingga berdampak pada lumpuhnya akses jalan Jogja-Wonosari. 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana menegaskan kawasan jalur Piyungan-Patuk yang longsor sebelumnya sudah masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) tanah longsor.

Di kawasan itu pula sudah dipasang early warning system (EWS) untuk deteksi tanah longsor untuk memberikan informasi kepada warga ketika ada potensi longsor.

BACA JUGA: ARTOTEL Suites Bianti - Yogyakarta Menangkan Penghargaan “Luxury Lifestyle Hotel 2022”

Dia memastikan bahwa EWS tersebut masih berfungsi dengan baik dan secara rutin mengirimkan sinyal ke Pusdalops BPBD DIY. Di saat musim hujan berbagai komunitas yang berada di kawasan tersebut saatnya untuk melakukan aktivasi dengan memantau dan mengantisipasi kemungkinan terjadi longsor. 

“Kawasan Bukit Bintang ini termasuk banyak dikunjungi wisatawan, ketika musim seperti ini memang harus diwaspadai karena di sana merupakan KRB longsor,” katanya di kompleks Kepatihan, Rabu (2/11/2022). 

Selain itu, Biwara meminta kepada berbagai pihak hingga kelompok sadar wisata (pokdarwis) terutama destinasi wisata yang memiliki kondisi geografis seperti Bukit Bintang sebaiknya dilakukan asesmen.

Advertisement

Tujuannya, agar melakukan antisipasi ketika sewaktu-waktu terjadi bencana tanah longsor sehingga ada standar operasional prosedur yang harus dilakukan. 

“Wisata seperti ini memang menjadi unggulan DIY, tetapi ada risiko yang ketika itu [bencana longsor] terjadi tanpa ada mitigasi bisa merusak citra pariwisata kita,” katanya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

FKY Bisa Jadi Wadah Promosi untuk UMKM DIY

FKY Bisa Jadi Wadah Promosi untuk UMKM DIY

Jogjapolitan | 28 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Bantul Hujan Tipis

News
| Sabtu, 03 Desember 2022, 08:07 WIB

Advertisement

alt

Sambut Natal, Patung Cokelat Sinterklas Terbesar di Indonesia Ada di Hotel Tentrem Jogja

Wisata
| Jum'at, 02 Desember 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement