Utang Whoosh 80 Tahun, Pakar UMY Soroti Risiko APBN
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Pekerja memperbaiki badan jalan yang longsor di Jalan Wonosari, di Dusun Plesetan, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (1/11/2022)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi .
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyarankan pentingnya asesmen pada destinasi wisata yang rawan bencana untuk memastikan kawasan itu aman dan telah dimitigasi.
BPBD DIY memberikan rekomendasi tersebut pada penanganan Bukit Bintang yang terjadi longsor hingga berdampak pada lumpuhnya akses jalan Jogja-Wonosari.
Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana menegaskan kawasan jalur Piyungan-Patuk yang longsor sebelumnya sudah masuk dalam kawasan rawan bencana (KRB) tanah longsor.
Di kawasan itu pula sudah dipasang early warning system (EWS) untuk deteksi tanah longsor untuk memberikan informasi kepada warga ketika ada potensi longsor.
BACA JUGA: ARTOTEL Suites Bianti - Yogyakarta Menangkan Penghargaan “Luxury Lifestyle Hotel 2022”
Dia memastikan bahwa EWS tersebut masih berfungsi dengan baik dan secara rutin mengirimkan sinyal ke Pusdalops BPBD DIY. Di saat musim hujan berbagai komunitas yang berada di kawasan tersebut saatnya untuk melakukan aktivasi dengan memantau dan mengantisipasi kemungkinan terjadi longsor.
“Kawasan Bukit Bintang ini termasuk banyak dikunjungi wisatawan, ketika musim seperti ini memang harus diwaspadai karena di sana merupakan KRB longsor,” katanya di kompleks Kepatihan, Rabu (2/11/2022).
Selain itu, Biwara meminta kepada berbagai pihak hingga kelompok sadar wisata (pokdarwis) terutama destinasi wisata yang memiliki kondisi geografis seperti Bukit Bintang sebaiknya dilakukan asesmen.
Tujuannya, agar melakukan antisipasi ketika sewaktu-waktu terjadi bencana tanah longsor sehingga ada standar operasional prosedur yang harus dilakukan.
“Wisata seperti ini memang menjadi unggulan DIY, tetapi ada risiko yang ketika itu [bencana longsor] terjadi tanpa ada mitigasi bisa merusak citra pariwisata kita,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Universitas Sanata Dharma mengukuhkan 108 apoteker baru Angkatan 51. Seluruh peserta UKOMNAS PDPA dinyatakan lulus 100 persen.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.