58 Kalurahan di Gunungkidul Kekeringan, Dropping Air Bersih Diperluas
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kasus corona di Gunungkidul terus meningkat dalam rentang waktu dua minggu terakhir. Kondisi ini berdampak terhadap jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.
Hingga sekarang ada empat pasien aktif yang dirawat di RSUD Wonosari. “Untuk kamar masih aman karena masih banyak yang kosong,” kata Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati kepada wartawan, Senin (6/11/2022).
Menurut dia, ada peningkatan kasus penularan Corona di Gunungkidul. Hal ini juga berdampak terhadap tingkat keterisian ruang perawatan di rumah sakit.
“Sempat tidak ada pasien yang dirawat. Tapi sekarang ada karena memang pasiennya membutuhkan perawatan sehingga dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kasus penularan Corona di Gunungkidul terus naik dalam rentang waktu dua minggu terakhir. Total hingga sekarang ada 23.048 warga yang dinyatakan positif corona.
Adapun yang dinyatakan sembuh ada 21.770 orang, menjalani perawatan sebanyak 83 pasien. Sedangkan yang meninggal dunia karena Corona sebanyak 1.195 kasus.
“Kenaikan tidak hanya di Gunungkidul karena seluruh wilayah DIY juga mengalami hal yang sama. Hari ini [Senin] ada tambahan sepuluh kasus baru, enam pasien sembuh dan dua kasus meninggal dunia,” kata Dewi.
Menurut dia, peningkatan kasus juga tak lepas adanya varian baru Corona XBB. Selain itu, juga disebabkan karena kondisi di masyarakat yang mulai mengabaikan protokol kesehatan.
“Sekarang sudah sangat longgar terkait dengan protokol kesehatan,” katanya.
Dewi meminta kepada masyarakat kembali disipilin menjalankan protokol kesehatan. Selama pandemi, warga sudah sangat paham dengan pemakaian masker, menjaga jarak hingga upaya mencuci tangan menggunakan sabun.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Kami minta kepada warga tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
BACA JUGA: Varian Covid-19 XBB Sudah Masuk DIY? Ini Kata Satgas UGM..
Adapun cara lain untuk menekan laju penularan dengan terus menggiatkan program vaksinasi. Dewi tidak menampik sempat ada masalah berkaitan dengan stok vaksin, tapi saat ini sudah lancar sehingga vaksinasi di masyarakat terus dijalankan.
Selain itu, upaya pencegahan lainnya dilakukan dengan meminta kepada satgas Covid-19 di setiap wilayah untuk memperketat pengawasan kegiatan di masyarakat, khususnya yang mengumpulkan banyak orang. “Semua harus berperan agar laju penularan bisa tetap terkendali,” kata mantan Sekretaris Dinas Kesehatan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.