Gunungkidul Siapkan Listrik Tenaga Surya, Antisipasi Mati Lampu
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Atap ruangan di SD Muhammadiyah Bogor, Playen ambruk pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 07.30 WIB. - Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Fakta baru mengenai kasus ambruknya atap SD Muhammadiyah Bogor di Gunungkidul yang menewaskan seorang siswa mulai terbuka. Bangunan ambruk tersebut ternyata baru setahun berdiri.
Kepala SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Endah Haryani mengatakan, usia gedung yang atapnya ambruk tersebut sekitar satu tahun. Adapun total biaya pembangunan gedung tersebut mencapai Rp600 juta.
Dia menegaskan, untuk gedung yang rusak akan diperbaiki, sambil menunggu kasus yang ditangani polisi selesai.
Rencananya, para siswa yang memakai anatara kelas 4,5 dan 6 sementara waktu dititipkan di Pondok Pesantren di Playen.
“Sekarang sekolah masih daring. nanti kalau sudah mental anak-anak pulih, proses belajar mengajar di sekolah dilanjutkan,” katanya, Jumat (11/11/2022).
BACA JUGA: Gudang Garam dari Indonesia Masuk 10 Perusahaan Rokok Terbesar di Dunia
Kekinian, polisi telah menatapkan tersangka dalam kasus ini, yakni pemborong atau kontraktor yang melakukan pembangunan.
Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini. Dua tersangka B dan K merupakan pemborong yang mengerjakan pembangunan gedung yang ambruk.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengatakan, sudah menggelar perkara terkait dengan kasus ambruknya atap ruang kelas di SD Muhammadiyah Bogor.
Berdasarkan gelar perkara ini ditetapkan B dan K sebagai tersangka.
“Keduanya merupakan pemborong yang membangun gedung sekolah tersebut. Hingga sekarang masih dalam proses pemeriksaan,” kata Mahardian kepada wartawan, Jumat (11/11/2022) sore.
Dia menjelaskan, penetapan tersangka karena sudah ada dua alat bukti yang mencukupi. Selain berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 12 orang, juga ada keterangan ahli terkait dengan spesifikasi bangunan.
“Masih terus dikembangkan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul kaji listrik tenaga surya untuk antisipasi mati lampu, PLTS di Puskesmas Paliyan terbukti hemat hingga 50%.
Kulonprogo menyiapkan 20 tangki air bersih dan armada distribusi untuk mengantisipasi kekeringan akibat El Nino selama musim kemarau 2026.
MotoGP resmi bertahan di Sepang hingga 2031. Kontrak baru Malaysia memastikan balapan kelas dunia tetap hadir di Asia Tenggara.
Disdikpora Bantul menegaskan siswa baru boleh memakai seragam bekas kakak. Sekolah juga dilarang menjual atau mewajibkan pembelian seragam.
Kata plenger viral di TikTok dan Instagram. Simak arti sebenarnya, asal-usul, serta alasan istilah gaul ini ramai digunakan warganet.
Belgia menghadapi ujian berat melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel De Bruyne dan Sadio Mane diprediksi jadi sorotan.