Listrik Padam Mulai Pukul 10.00 WIB: Sleman, Bantul, dan Kota Jogja
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyatakan tidak ada pengetatan kunjungan wisatawan saat akhir tahun 2022 akan tetapi pengelola wisata diarahkan untuk menerapkan protokol kesehatan dan tidak boleh melebihi kapasitas 100%. Meski demikian Pemda DIY meminta rumah sakit untuk bersiap untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan kasus Covid-19 akhir-akhir ini memang naik sehingga akan menjadi perhatian terutama saat jelang libur akhir tahun ini. Oleh karena itu pemerintah terus berupaya melakukan sosialisasi pencegahan penularan dengan memaksimalkan penerapan protokol kesehatan. Selain itu meminta kepada seluruh rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan di seluruh DIY untuk mempersiapkan diri jika kemungkinan terjadi peningkatan kasus secara signifikan yang sulit dikendalikan.
"Termasuk kami juga meminta kepada laboratorium untuk bersiap-siap juga agar lebih maksimal melakukan pemeriksaan sampel ketika terjadi lonjakan kasus," katanya Senin (14/11/2022).
BACA JUGA: Langgar Aturan, Puskesmas Berbah yang Tolak Korban Kecelakaan Didatangi Ombudsman
Ia memperkirakan libur Nataru akan banyak kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Di sisi lain, sampai saat ini belum ada kebijakan dari pusat terkait kemungkinan dilakukan pelarangan atau memperketat kerumunan saat libur akhir tahun. Dengan demikian, sampai saat ini tentunya DIY terbuka bagi wisatawan yang ingin merayakan libur di akhir tahun 2022.
Pemda DIY melakukan sejumlah langkah mulai dari saat ini seperti meningkatkan layanan vaksinasi kepada masyarakat agar cakupannya meluas. Hal ini sejalan dengan perintah dari pemerintah pusat agar meningkatkan capaian vaksinasi dan tidak memberikan perintah untuk pengetatan. Selain itu meminta kepada Dinas Kesehatan dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan.
"Sampai hari ini belum ada rencana untuk melakukan pengetatan atau penutupan saat akhir tahun. Tetapi kami minta agar tetap waspada dengan prokes," ujarnya.
Aji meminta kepada pengelola wisata agar kembali meningkatkan protokol kesehatan karena pada akhir tahun diperkirakan akan menjadi salah satu titik kerumunan saat libur natal dan tahun baru. Salah satunya dengan tetap menyediakan fasilitas cuci tangan dan menyiapkan masker. Sekaligus memperhatikan volume pengunjung jangan sampai melebihi dari ketentuan 100%.
"Ini yang harus menjadi perhatian, meski pun saat ini kuota wisata dan tempat hiburan ruang publik boleh 100 persen, jangan sampai lebih dari kuota itu, ini harus dipatuhi karena kasus sedang naik," ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyatakan selama saat ini memang sudah ada beberapa pengelola wisata yang menanyakan terkait kasus Covid-19 dengan kondisi pariwisata. Akan tetapi jika tidak ada kebijakan khusus untuk melakukan pengetatan dari pemerintah pusat, tentunya DIY akan berjalan seperti biasa. Meski demikian protokol kesehatan harus ditegakkan pada destinasi wisata.
"Termasuk kami sepakat kuota harus sesuai tidak boleh melebihi batas sehingga menimbulkan kerumunan yang berlebihan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.