Ini Akses Jalan Menuju Tempat Parkir Menara Kopi Kotabaru Jogja
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Ilustrasi pengukuran jalan tol Solo-Jogja./JIBI-Solopos.com
Harianjogja.com, JOGJA — Tim persiapan pembebasan lahan tol Jogja-YIA menemukan ada lahan terdampak yang sampai saat ini belum diketahui pemiliknya.
Terhadap beberapa bidang lahan ini akan diperlakukan khusus jika masih belum ada warga yang mengaku menjadi pemilik dengan dibuktikan dokumen secara sah.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menjelaskan dalam sosialisasi yang menyatakan timnya menemukan adanya beberapa lahan terdampak pembangunan tol Jogja-YIA yang belum diketahui pemiliknya.
Kondisi ini akan menjadi tugas bagi tim persiapan pembebasan lahan, dalam hal ini Pemda DIY bersama kabupaten untuk menyisir kembali hingga level kelurahan pedukuhan guna mencari identitas pemilik lahan.
BACA JUGA: Young Yakarta Fest 2022, Event Seninya Anak Muda di Jogja
Lantaran terkait dengan kejelasan identitas pemilik lahan terdampak tersebut akan dijadikan sebagai bahan konsultasi publik yang akan digelar pada Desember 2022 mendatang.
“Ada beberapa hal yang ditemukan di antaranya ternyata banyak tidak diketahui pemilik lahannya, dengan adanya beberapa yang lahan sawah tidak diketahui itulah menjadi tugas tim persiapan untuk menyisir kembali,” katanya, Minggu (20/11/2022).
Krido mengatakan sampai saat ini jumlah lahan terdampak yang belum diketahui pemiliknya tersebut ada tujuh bidang. Meski jumlahnya hanya tujuh, akan tetapi yang perlu diantisipasi selanjutnya terkait dengan kerawanan sosial lantaran bisa jadi ada pihak-pihak tertentu yang tiba-tiba mengaku menjadi pemilik.
Dia enggan menjelaskan detail lokasinya, tetapi dari tujuh bidang itu tersebar di sepanjang trase jalan tol Jogja-YIA dari Sleman hingga Kulonprogo.
“Kami melihat bukan dari banyak atau sedikitnya bidang [yang belum diketahui pemilknya] itu meski pun hanya tujuh [bidang], tetapi ke lebih ke kerawanan sosial. Kami khawatir ada yang ngaku-ngaku misalnya, inilah yang berusaha kami selesaikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.